oleh

SMAN 5 Kupang Siap Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

RADARNTT, Kupang – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Kupang tengah mempersiapkan diri dengan menyiapkan fasilitas serta langkah-langkah protokol kesehatan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Persiapan pembelajaran tatap muka ini dipantau langsung oleh Komisi V DPRD NTT, Dinas Pendidikan Provinsi dan Laboratorium Kesehatan Biomolekuler Undana di SMAN 5 Kupang, Rabu, (28/4/2021).

Veronika Wawo, Kepala SMAN 5 Kupang, kepada media ini, Kamis, (29/4/2021) mengungkapkan bahwa ada beberapa hal penting yang dipersiapkan untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut.

“Hari kemarin kami sudah lakukan swab tes sebagai langkah awal dari persiapan pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.

Selain itu, jelasnya, fasilitas pendukung lainnya juga terus dipersiapkan disekolah, dari tempat cuci tangan sampai dengan ruang kelas yang steril.

“Kita masih melakukan uji coba bertahap, uji coba tahap pertama ini akan dilakukan selama 2 minggu. untuk tahap pertama ini kita batasi untuk 320 orang,” jelasnya.

Veronika menjelaskan bahwa 320 orang yang akan mengikuti uji coba tahap pertama ini terdiri dari siswa, tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. Jadi, tambahnya, setiap kelas akan diisi oleh 8-9 siswa saja.

“Uji coba ini bertahap, jadi sekarang 25 persen ambilnya, apabila resiko terpapar covid tidak ada maka akan dinaikkan lagi yang ikut pembelajaran tatap muka ini hingga 100 persen,” lanjutnya.

Selama dua minggu uji coba, lanjutnya, petugas dari laboratorium kesehatan biomolekuler Undana akan terus melakukan monitoring. Baru setelah dua minggu melakukan pembelajaran tatap muka akan dilakukan evaluasi tahap 1.

“Sesudah dua minggu akan kita adakan lagi tes berkelanjutan sebagai upaya penerapan protokol kesehatan dalam tahapan pembelajaran tatap muka agar menghindari penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Jadwal pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMAN 5 Kupang akan dimulai pada Senin, (3/5/2021) mendatang.

“Jadi yang ikut pembelajaran tatap muka di sekolah adalah mereka yang sudah diswab. Yang belum diswab tidak boleh masuk sekolah,” tutupnya. (DN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan