oleh

Tiga Program Prioritas 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat

RADARNTT, Waikabubak – Yohanes Dade dan Jhon Lado Bora Kabba memenangkan kontestasi politik Pilkada Sumba Barat tahun 2020, kini telah dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat di Kupang, Senin, 26 April 2021 lalu. Bupati Yohanes Dade menegasan tiga program prioritas 100 hari kerja, yaitu: kebersihan kota, penerangan lampu dan penataan aset.

Pasca Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat, acara penjemputan dan penerimaan digelar di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (28/4/2021) yang dihadiri oleh Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto, Dandim 1613 Sumba Barat, Plt. Sekda Sumba Barat Daniel Baiya Pabala, Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat, mantan Bupati Sumba Barat Agustinus Niga Dapawole, mantan Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni, Daniel Bili, Reko Deta, para Kepala Dinas, para Camat, Kepala Kantor Kementerian Agama, pimpinan BUMN dan BUMD, Pimpinan Partai Politik, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade menyampaikan bahwa “Proses Pilkada Sumba Barat melalui perjalanan panjang dan tahapan-tahapan yang melelahkan dan dinantikan, semuanya telah usai. Semua perbedaan pilihan mari tanggalkan dan kita kubur, sekarang mari kita bangkit bersama-sama, kita bergandengan tangan untuk membangun Sumba Barat yang kita cintai ini demi Pada Eweta Manda Elu,” kata Yohanes Dade.

“Kami tentu tidak bisa bekerja sendirian. Karena itu, saya bersama Jhon Lado Bora Kabba meminta untuk kita semua agar seluruh pihak loyal terhadap Bupati terpilih, sehingga apa yang kita harapkan bersama melalu visi dan misi yang telah kami rancang dapat terwujud,” Imbuhnya.

Yohanes Dade juga berjanji akan bekerja dengan sebaik-baiknya bersama Wakil Bupati dan juga ia berjanji tidak ada singkir-menyingkir diantara yang berbeda pilihan saat Pilkada.

“Saya berjanji bersama Wakil Bupati, bahwa kami akan bekerja dengan sebaik-baiknya dan tidak ada singkir-menyingkir diantara yang berbeda Pilihan. Sepanjang masih bekerja sesuai asas, kami tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh pihak,” tegasnya.

Kami akan belajar benar dari para Bupati dan Wakil Bupati pendahulu, yang baik kami akan lanjutkan dan yang kurang berkenan kami tinggalkan. Sumba Barat ini butuh kerja untuk maju dan sejajar dengan daerah-daerah lain.

Dalam sambutan perdananya, Bupati Yohanes Dade juga menegaskan tentang disiplin waktu. “Disiplin waktu bagi Para ASN sangat penting. Tidak boleh ada ASN yang main-main dengan waktu. Saya berjanji akan menjadi contoh bagi para ASN dalam disiplin waktu,” tegas Bupati.

Bupati Yohanes Dade menyampaikan tiga program prioritas 100 hari kerja, diantaranya:

Pertama, Kebersihan Kota. Menurut Yohanes Dade, Kota Waikabubak ini harus bersih dari sampah dan harus keluar dari predikat Kota terkotor di tingkat Nasional.

Kedua, Penerangan Lampu Jalan. Yohanes Dade mengatakan bahwa Kota Waikabubak ini harus terang pada malam hari.

Ketiga, Penataan Aset. Untuk menunjang operasional para ASN di birokrasi, menurut Bupati Yohanes Dade, harus ada penataan aset, sehingga tidak pernah keluar dari Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Yohanes Dade berharap agar ke depannya Sumba Barat memperoleh WTP.

Diakhir sambutannya, Bupati Sumba Barat itu mengajak seluruh pihak untuk bekerja dengan tulus serta menghayati benar tugas sebagai ASN.

“Mari kita bergandengan tangan, kita bekerja dengan hati yang tulus, mari kita menghayati benar tugas kita sebagai ASN. Perbedaan pilihan mari kita tanggalkan,” ajaknya.

“Kami tidak akan main-main dalam menjalankan tugas, semua pejabat harus punya komitmen dan integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diemban,” tutup Yohanes Dade. (AG/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan