oleh

Sigap, Unit Jatanras Polres Manggarai Timur Gagalkan Keberangkatan Tenaga Kerja Ilegal

Spread the love

RADARNTT, Borong – Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Manggarai Timur berhasil menggagalkan perjalanan tenaga kerja ilegal dari Kampung Lewe, Desa Rana Masak, Kecamatan Borong, Kamis (13/1/2022).

Tenaga kerja ilegal ini berjumlah 6 orang, yakni BA, SJ, PN, VR, SN, dan AJ, ditambah dengan 1 orang balita dan 1 orang bayi. Diketahui, mereka ini hendak ke Kalimantan Utara.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, IPDA Agustian Sura Pratama, STrK, melalui Kanit Jatanras Polres Manggarai Timur, BRIPKA Vebrick menjelaskan, informasi tersebut bermula dari laporan warga desa setempat.

Kemudian, jelasnya, pihaknya berusaha mengkonfirmasi Kepala Desa Rana Masak terkait kebenaran informasi itu. Lanjutnya menambah, Kades membenarkan jika perekrut calon pekerja ini tidak mengantongi dokumen perizinan seperti yang tertuang dalam undang undang tenaga kerja (UU Nomor 13 Tahun 2003).

“Informasi warga diperkuat dengan keterangan kades setempat yang mengatakan bahwa mereka tidak memiliki dokumen perizinan,” jelasnya kepada awak media di Kantor Polres Manggarai Timur, Kamis (13/1/2022).

Dikatakannya, informasi yang peroleh, pada hari Kamis (13/1/2022) tenaga kerja yang diduga ilegal akan berangkat ke Kalimantan Utara melalui Maumere, Kabupaten Sikka.

“Informasinya, tadi pagi (Kamis) jam 07:00 Wita mereka datang dari Desa Rana Masak menggunakan salah satu kendaraan jenis pick up berwarna silver. Kemudian, saya bersama anggota berjaga-jaga, namum mereka berhasil lolos, dan langsung menuju Kabupaten Ngada menggunakan kendaraan umum, travel,” katanya.

Setelah itu, lanjutnya, pihaknya berusaha mencari nomor telepon perekrut yang diketahui yang berinisial BA melalui sopir Kendaraan yang mengangkut tenaga kerja dari desa, sembari berkoordinasi dengan Unit Jatanras Polres Ende.

Setelah mendapatkan nomor telepon, mereka berusaha menelpon BA supaya diminta untuk segera kembali ke Kabupaten Manggarai Timur.

“Saya telpon perekrut dan dia sangat kooperatif. Akhirnya kami interogasi dan betul ternyata mereka tidak memiliki dokumen yang lengkap,” pungkasnya.

Pantauan media ini, para tenaga kerja ilegal sudah diamankan di Kantor Polres Manggarai Timur bersama perekrut guna memperoleh edukasi terkait peraturan perekrutan ketenagakerjaan. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan