oleh

Dibiarkan Gelap, Museum Tenun Ikat Ende Menjadi Tempat Mesum

Foto: Tempat Wisata Museum Tenun Ikat Ende Gelap Di Malam Hari Karena Belum Dipasang Lampu Penerangan

RADARNTT, Ende – Museum Tenun Ikat yang letaknya di bagian barat dan tidak jauh dari Taman Renungan Bung Karno menjadi salah satu tempat wisata yang sangat menarik. apa lagi tempat ini biasanya dijadikan lokasi Ritual Taga Kamba yang selama ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Ende.

Menjadi momok bagi Museum Tenun Ikat yang saat ini menjadi tujuan wisata serta tempat untuk melakukan ritual Taga Kamba  namun tidak terpasang lampu penerangan.

Hal diatas terlihat saat Satuan Pol PP melakukan kegiatan operasi rutin pada Senin malam (29/07/2019).

Antonius Kira Gare Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Aparatur saat ditemui wartawan mengatakan bahwa memang ada beberapa tempat menjadi target operasi rutin tetapi yang sering dan paling banyak ditemukan di seputaran Taman Renungan Bung Karno dan Museum Tenun Ikat.

“Ini teman-teman wartawan lihat saja tempat bersejarah dan tempat wisata tapi banyak sekali pasangan yang kita tangkap, mereka bukan hanya duduk ngobrol tapi melakukan hal yang tidak sewajarnya dan itu di tempat yang gelap.”

Antonius menambahkan, yang sering kita dapatkan di sini biasanya anak-anak yang masih sekolah SMP-SMA karena di sini tempat paling nyaman apa lagi tidak bisa di pantau dengan kurangnya fasilitas penerangan.

“Iya kebanyakan yang kita dapat dalam melakukan operasi penertiban ini anak-anak yang masih sekolah, untuk itu saya minta kerja sama yang baik dan kepada orang tua untuk bisa mengawasi anak-anak jangan biarkan mereka berlarut di luar rumah tanpa pengawasan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua PMKRI Cabang Ende Firminus Rigo mengecam keras sikap Pemerintah Kabupaten Ende yang saat ini sengaja membiarkan Museum Tenun Ikat dan Taman Renungan Bung Karno tidak terurus.

“Ini sangat menodai marwah Ende sebagai kota lahirnya embrio Pancasila, apa yang mau kita banggakan kalau kita tidak mampu menjaga dan merawat, apa lagi dibiarkan begitu saja.” Saya minta kepada pemerintah Kabupaten Ende untuk segera memasang lampu penerangan sehingga tidak lagi terjadi hal yang tidak diinginkan,” ucapnya. (RIAN/SET/R-N)

Komentar