oleh

Pelatihan Pangan Lokal Libatkan 32 Anggota Dasa Wisma

Foto: Suasana Pelatihan Mengolah Pangan Lokal Oleh Ibu-Ibu Kelompok Dasa Wisma

RADARNTT, Ende – Peningkatan kapasitas bagi Ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Dasa Wisma di Kabupaten Ende menjadi sangat penting, karena hal ini berfungsi mengolah pangan lokal menjadi menu konsumsi yang Beragam, Bergisi, Seimbang dan Aman  yang disingkat B2SA.

Kegiatan pelatihan pangan lokal berlangsung 4 Hari dari Tanggal 06 – 09 Agustus 2019 berlangsung di Gedung Pusat Kerajinan Jalan Gatot Subroto Ende.

Ketua Panitia Maria Edeltrudis Mi dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende saat penyelenggaraan pelatihan Pengelolaan Pangan Lokal bagi Kelompok Dasa Wisma dari 8 kecamatan mengatakan, pentingnya kita melibatkan ibu-ibu dalam pelatihan pangan lokal karena saat ini memang sangat kecil pangan lokal dibicarakan.

Menurutnya, sesuai peraturan Bupati Ende Nomor 23 Tahun 2013 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Lokal di Ende, perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas dan pemahaman ibu-ibu yang ada dalam Kelompok Dasa Wisma. Kelompok ini menurutnya menjadi wadah yang tepat untuk mendorong pemanfaatan pangan lokal karena keberadaannya dekat dengan masyarakat.

Empat instruktur atau pelatih dilibatkan dalam pelatihan ini, mereka adalah orang orang yang memiliki keterampilan dalam pengolahan pangan lokal.

Tres Tenga salah seorang peserta kegiatan mengungkapkan, bahwa dirinya ingin membagikan keterampilan yang dimiliki untuk membuat ibu-ibu di desa dan kampung dapat mengelola pangan lokal yang bergizi. Menurutnya penyediaan menu beragam yang bergisi dengan bahan pangan lokal juga mendukung pengentasan stunting.

Berbagai menu dan materi disajikan dalam pelatihan yang diselenggarakan 4 hari ini diantaranya, pembuatan Pia Kacang Ijo, Puding Daun Kelor,Rampeye Bayam, dan pembuatan Kripik berbahan dasar Talas.

Pelatihan ini menghadirkan utusan dari 16 Kelompok Dasa Wisma yang berasal dari 8 Kecamatan antara lain Kecamatan Nangapanda, Detusoko, Wolowaru,Ende, Ndona, Ende Utara Ende Timur dan Kecamatan Maurole. (RIAN/SET/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan