oleh

Lokalisasi Karang Dempel Dijadikan Taman Bermain,

                                                             Wakil Walikota Kupang dr. Hermanus Man

RADARNTT, Kupang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bersikeras mencabut dan menutup semua lokalisasi, seperti Karang Dempel (KD) di Kelurahan Tenau. Lokasi itu akan dijadikan taman bermain.

“Semua lokalisasi tetap akan kami tutup pada awal Januari 2019,” kata Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, Senin, 3/12/2018.

Pasca penutupan lokalisasi menuju kota Kupang bebas lokalisasi dan praktek prostitusi, khusus lokalisasi Karang Dempel (KD) yang didirikan sejak tahun 1978 di lahan seluas 18 ribu meter persegi direncanakan sebagai kawasan industri sekaligus menjadikan lokasi tersebut beralih fungsi sebagai tempat kegiatan positif di antaranya
taman rekreasi, taman bermain yang ramah anak dan ramah lansia.

Selain KD, kata Herman, pihaknya juga akan mencabut ijin usaha penginapan yang berkedok prostitusi. Karena tidak sesuai dengan ijin yang diterbitkan.

“Ijin usaha penginapan yang menyalahi juga akan dicabut itu. Lokalisasi itu tempat hunian sehingga ijinnya tidak sesuai.” Ujar Herman.

Terkait penolakan masyarakat, Wakil walikota dua periode ini menilai penolakan itu tanpa dasar, karena ijin lokasi prostitusi menggunakan ijin usaha penginapan bukan untuk penghunian.

Pasca penutupan lokalisasi para mantan Wanita Pekerja Seks (WPS) akan dipulangkan ke daerah asal tinggal dan di beri tunjangan hidup selama enam bulan. Sementara WPS lokal akan di beri latihan ketrampilan dan diberdayakan dengan memberi bantuan modal usaha.

“Masyarakat tidak usah kuatir, karena inti dari penutupan lokalisasi sebagai tempat transaksi seksual bukan tempat usaha para warga yang ada di sekitar.” Pungkas Herman. (Tim/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru