oleh

Pantau Keberadaan ASN, Pemkot Kupang Gunakan Aplikasi Elektronik

Pembukan pelatihan aplikasi perkantoran Si-Maya Kota Kupang

RADARNTT, Kupang – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan aplikasi elektronik yang akan digunakan untuk absensi dan memantau keberadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat telat berkantor

“Adanya aplikasi ini, ASN tidak bisa tipu-tipu lagi. Jika ASN yang tidak masuk kantor dengan alasan sakit, maka aplikasi ini dapat menunjukkan lokasi ASN itu, apakah ada di rumah atau tempat lain. Aplikasi ini sangat membantu,” kata Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda), Thomas Gah, saat membuka pelatihan Aplikasi Perkantoran SiMaya, Rabu, 5 Desember 2018.

Kelebihan sistem absensi elektronik berbasis android itu terintegrasi secara sistematis dan otomatis mendata jumlah ASN yang hadir maupun yang tidak hadir dan secara otomatis dapat menghitung akumulasi kehadiran.

Kelebihan lainnya dari aplikasi tersebut mampu menunjukkan lokasi ASN yang tidak masuk kantor dengan alasan sakit. Karena itu, pihak pada Januari 2019 mulai menggunakan sistem absensi elektronik menggunakan sidik jari yang terintegrasi secara sistematis bagi seluruh ASN dan pegawai tidak tetap (PTT).

“Terhitung Januari 2019, kami mulai gunakan absensi elektronik bagi semua ASN termasuk PTT, sehingga tidak ada yang  bisa manipulasi kehadiran pada jam kantor,” tegasnya.

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53, hasil absensi elektronik tersebut yang nantinya akan di pakai untuk menghitung akumulasi kehadiran ASN dan Pegawai Tidak Tetap (PTT), jika dalam setahun 45 hari tidak berkantor akan di pecat. (TIM/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru