oleh

Sejumlah Sekolah di Kota Kupang Belum Miliki Kepsek Definitif

Ket: Yuliana Manalor Plt Kepsek SMP Negeri 1 Kota Kupang.

RADARNTT, Kupang – Sejumlah Sekolah Negeri belum memiliki kepala sekolah definitif di Kota Kupang. Termasuk 4 sekolah menengah pertama negeri, juga belum memiliki kepala sekolah definitif. Mereka ada yang sudah ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt) sejak tahun lalu, namun hingga sekarang mereka belum dilantik menjadi kepala sekolah definitif ataupun bisa digantikan dengan orang lain yang dinilai layak menjadi kepala sekolah.

Kepsek yang ditunjuk menjadi Pelaksana tugas yakni Yuliana M A Manalor menjadi Plt di SMP Negeri 1 Kupang sejak 2 Oktober 2017, menggantikan Timotius Seli yang sudah memasuki masa pensiun dan hingga kini belum dilantik menjadi Kepsek definitif.

Kedua Yonathan Lukas Sudin yang ditunjuk menjadi Plt SMP Negeri 8 Kupang sejak 1 Sepetember 2017 silam menggantikan Marselina Dida yang sudah memasuki masa pensiun.
Dafrosa yang ditunjuk menjadi Plt di SMP Negeri 13 sejak 1 September 2017 silam, menggantikan Abdulah yang sudah memasuki masa pensiun.

Bulu Lede yang dilantik menjadi Plt di SMP Negeri 18 sejak 1 September 2017 Fatukoa menggantikan Dominggus Lede yang memasuki masa pensiun.

Pelaksana tugas SMP Negeri 1 Kupang Yuliana Manalor yang dihubungi radarntt via selular kemarin menjelaskan, sesuai aturan orang yang menjabat sebagai Kepsek tidak boleh lebih dari tiga bulan tetapi dirinya bersama ketiga temannya menjabat plt hampir sudah setahun (Selasa, 25/09/2018).

Para Kepsek yang menjabat sebagai Kepsek di empat sekolah itu mengharapkan WaliKota Kupang Jefirstson Riwu Kore untuk secepatnya melantik Kepsek yang definitif karena orang yang menjabat sebagai Kepsek tidak bisa mengambil kebijakan yang tidak terlalu jauh karena keterbatasan fungsi dan wewenang dalam melaksakana tugas keseharian.

Selain itu Yuliana menambahkan, Pimpinan DPRD Kota Kupang dapat mendesak Pemerintah Kota Kupang untuk segera melantik Kepsek definitif baik di Sekolah Dasar maupun Kepsek SMP Negeri Kota Kupang.

Menurut Yuliana Manalor yang menjadi Kepsek SMP Negeri 1 Kupang sebaiknya orang yang memiliki kompetensi dan menguasai IT karena kalau tidak memiliki keduanya itu bisa menjadi bahan cemohan guru lain karena banyak guru di SMP Negeri 1 Kupang menguasai IT.

Selain itu jumlah rombongan belajar cukup banyak dan harus menguasai guru bantu maupun siswa di SMP Negeri 1 Kupang dirinya sudah lama menjadi guru di SMP negeri 1 Kupang.

Dikatakan, dirinya pernah ikut pertukaran Kepsek se-Indonsia. Dan selama mengikuti pertukaran Kepsek dirinya belum bisa dimutasikan ke tempat lain.

Sementara itu Plt Kepsek SMP Negeri 8 Kupang Yonathan Lukas Sudin kepada wartawan sempat menjelaskan, orang yang menjadi calon Kespek di SMP Negeri 8 Kupang harus memiliki sertifikasi calon Kepsek.

Selain paling kurang pernah menjadi wakil Kepsek di salah satu sekolah sehingga sudah menguasai sifat dan watak dari siswa dan guru dalam sebuah sekolah. Masalah pergantian Kepsek merupakan wewenang dari Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore untuk mutasi dan menggantikan dengan Kepsek yang baru, tandasnya. (SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru