oleh

KKBM Gelar Mubes, Theo Da Cunha Terpilih Menjadi Ketua

Foto: Pelantikan Pengurus KKBM oleh Dr. Acry Deo Datus, MA 

RADARNTT, Kupang – Theo Da Cunha terpilih menjadi ketua KKBM Kupang periode 2019/2022 dalam musyawarah Besar (MUBES) KKBM di Aula Hotel Romyta di Jalan W.J Lalamentik Kecamatan Oebobo Kota Kupang (Sabtu, 03/08/2019).

Mubes tersebut dihadiri oleh peserta yang terdiri dari 22 komunitas Kabupaten Sikka yang berada di Kupang dan orang muda dari Perhimpunan Mahasiswa Sikka (Permasi) Kupang.

Foto: Penyerahan Berkas Oleh Pimpinan Sidang Kristo Embu

Kegiatan mubes terdiri dari dua kegiatan utama yakni seremonial pembukaan, dan musyawarah sekaligus pelantikan pengurus KKBM Periode 2019/2022. Dalam proses pemilihan itu Ketua Theo Da Cunha terpilih dengan perolehan suara 17 suara.

Dalam sambutannya Theo Da Cunha menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota KKBM yang memberikan dukungan dan kepercayaan untuk menahkodai KKBM dalam satu periode kedepan, saya juga merasa optimis dengan pelaksanan mubes yang pertama kali dilakukan dengan antusias, dan peserta cukup banyak. “Harapan saya kedepan seperti harapan banyak orang maumere selama berjalannya sosialisasi KKBM supaya KKBM lebih nyata dan kelihatan dalam gerakan-gerakan sosial, untuk itu saya butuh dukungan dari semua keluarga besar Maumere Kupang,” ucapnya.

Da Cunha menambahkan, akan berusaha bersama pengurus baru menghilangkan paradigma tentang KKBM yang muncul tenggelam dalam konteks politik saja, akan tetapi saya berusaha merangkul semua orang Maumere yang ada di Kupang dari semua kelompok baik yang tergabung di kelompok arisan ataupun yang belum bergabung.

Adapun program yang akan dilaksanakan dalam satu periode kedepan yakni dalam bidang sosial, kesehatan, kaderisasi, pemuda dan olahraga.

“Saya bersama pengurus baru juga akan mencari cara untuk mendorong pemuda sikka yang ada di kupang dalam bidang seni, olahraga dan pendidikan sebagai bentuk pemberdayaan.”

“KKBM merupakan wadah Perpanjangan tangan Pemda Sikka tentu punya tanggung jawab besar terhadap Pemuda Sikka sebagai fasilitator untuk memperhatikan bersama pemda terkait kebutuhan mahasiswa Sikka yang ada di Kupang seperti keadan asrama Kelapa Gading, bantuan dana dalam penyelesain tugas akhir dan kebutuhan mahasiswa dalam mencari lapangan pekerjaan,” tutup Dosen FST Undana tersebut. (EPEK/SET/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan