oleh

Pengurus Baru PERMASI Kupang Dilantik

Foto: Penandatanganan Berita Acara Pelantikan Badan Pengurus PERMASI Kupang Periode 2019/2020

RADARNTT, Kupang – Pelantikan Badan Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Sikka (PERMASI)-Kupang Periode 2019-2020, di Penginapan Wilma II Penfui (Sabtu, 22/06/2019).

Kegiatan ini mengangkat tema
‘Melanjutkan Eksistensi Organisasi Dalam Membentuk Karakter Pemimpin yang Berintegritas.’

Dalam acara ini dihadiri anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi Demokrat Leonardus Lelo, menjabat Ketua Dewan Penasihat PERMASI, Kristo Embu Pemred Harian Timor Express sebagai Ketua Pendamping PERMASI.

Ketua panitia, Rosina Binti Geradus dalam laporan panitia menyampaikan terimakasih kepada semua dewan penasihat, pendamping, orang tua, dan senior alumni yang telah memberikan sumbangan baik moril maupun materil.

Selain itu Ketua Umum (Permasi) Kupang, Yosefina C. N. R Conterius yang baru dilantik menegaskan, “Dalam proses penyusunan pengurus baru ini, saya sangat berhati – hati dan selektif dalam merekrut. Saya, selaku ketua umum periode 2019/2020, memilih para pengurus berdasarkan minat dan kompetensinya masing – masing, karena mengingat beratnya tantangan yang sedang dan akan dihadapi oleh Permasi kedepan.”

“Saya juga melihat, menyeleksi dan kemudian memilih personil yang kuat, tangguh dan dilandasi spirit pengabdian yang tinggi kepada organisasi. Suatu hal yang sangat sulit saya lakukan karena seperti yang kita ketahui bahwa organisasi Permasi ini adalah organisasi nirlaba. Artinya, para pengurus yang mengabdi tidak digaji dengan rupiah, upah kami adalah bekerja tanpa upah. Meskipun tanpa upah, Para pengurus tetap harus memiliki rasa tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi guna membawa organisasi ke arah yang lebih baik,” papar Conterius.

Selanjutnya disampaikan ucapan terimakasih kepada pengurus demisioner yang sudah mengangkat eksistensi Permasi diantara organisasi kedaerahan.

Sementara itu Ketua demisioner Epek Bata mengatakan, “Permasi merupakan organisasi pengkaderan dan perjuangan, dengan dibaluti semangat ‘Bhineka Tungga Ika’, karena anggota Permasi berasal dari Kabupaten Sikka yang latar belakang suku dan agama yang berbeda. Karena perbedaan itu indah, tentu menjadi kekuatan bagi mahasiswa Sikka untuk bersatu dan belajar bersama dalam wadah organisasi ini.”

“Dalam wadah organisasi pasti ada dinamika, tentu yang dimaksud dinamika yang bersifat membangun. Untuk itu sebagai mahasiswa penyokong kaum pemikir harus memberi kontribusi positif terhadap perubahan organisasi kedepan.

Sebagai pengurus baru organisasi, harus siap mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya di sela sela kesibukan kita sebagai mahasiswa. Sebagai badan pengurus juga harus memancarkan aura keteduhan bagi semua anggota, tegas Epek.

Mewakili OKP Ketua Ama Kupang, Ketrin Lamablawa menyampaikan, profisiat kepada ketua yang baru dilantik, sebagai sosok perempuan harus berani dan bisa menciptakan sejarah menjadi pemimpin perempuan yang hebat.

Dalam kesempatan itu Ketua Pendamping Kristo embu menyampaikan, “Kemarin sudah melalui proses RUA tentu tidak terlepas dari dinamika, dinamika dalam RUA sebagai proses pembentukan diri. Sebagai badan pengurus dan anggota harus mampu manajemen konflik yang terjadi dalam wadah ini.”

“Badan Pengurus harus menyiapkan program dengan baik dalam konteks pengembangan diri. Harapan saya, tetap semangat dan mengakomodir semua anggota untuk mengurus Permasi kedepan lebih baik,” pintanya.

Ketua Dewan penasihat, Leonardus lelo menyatakan, “Kehadiran ketua Permasi perempuan akan menggetarkan NTT, dan Kabupaten Sikka. Sesama badan pengurus dan anggota harus berfikir positif, karena energi positif akan mengalahkan energi negatif.”

“Dimana kita berada harus membagi berkat dan membagi kasih kepada orang lain, ketika kehadiran kita membuat orang nyaman kita akan mendapat berkat. Dan sebagai mahasiswa harus berani menyampaikan kebenaran, katakan yang benar dan salah,” tegasnya.

Hari ini Permasi sudah mempercayakan sosok perempuan kedua setelah almarhum Unhy Loe mantan Ketua Permasi Periode 2016/2017. suatu saat 2025 saya punya keyakinan akan ada Bupati Perempuan di Kabupaten Sikka.

“Pesan saya anggota Permasi harus menyiapkan diri dengan baik, melibatkan diri harus dengan kerelaan dengan satu sikap membina diri dan membenah diri,” tutup Leo. (TIM REDAKSI/SET/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan