oleh

Unika Widya Mandira Kupang Gelar Seminar Internasional

RADARNTT, Kupang – Universitas Katolik Widya Mandira Kupang menggelar Seminar internasional dengan tema “Potential Marine Natural Products as a  Source of Human Safety Expectations” di Aula Unwira Penfui (Kamis, 11/07/2019).

Seminar ini menghadirkan Profesor Hendrik Luesch, P.hD dari Departement of Medicinal Chemistry and Center for Natural Products,  Universitas of Florida, USA. Beliau sebagai pembicara pertama dengan materi tentang “Bioactive Marine Natural Products and Their Development into Drugs for Human Health: Current Status and Potential.”

Kedatangan Profesor Hendrik disambut dengan Tarian Woleka dari Sumba yang dipersembahkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Unwira. Hadir juga Pater Rektor Unwira P. Philipus Tule, SVD, Dekan FKIP Unwira, Ketua Program Studi Pendidikan Kimia, Ketua Program Studi Biologi bersama para dosen FKIP.

Kegiatan Seminar dibuka secara resmi oleh Pater Rektor Unwira. Dalam sambutannya, Pater mengucapkan terima kasih kepada Prof. Hendrik atas kehadirannya dalam rangka membicarakan penelitian terkait memanfaatkan kekayaan laut untuk pengobatan. Pater berharap, agar penelitian ini tidak hanya sampai diseminar hari ini saja tetapi ada penelitian lebih lanjut lagi agar potensi laut kita dapat dimanfaatkan secara efektif dan berguna.

Dalam kegiatan tersebut, Profesor Hendrik memaparkan penelitiannya terkait pemanfaatan kekayaan alam laut untuk digunakan sebagai obat-obatan, yang dalam penelitiannya, khusus meneliti bakteri di sekitar alga untuk menyembuhkan penyakit kanker. Selesai presentasi, acara diisi dengan sesi tanya jawab.

Selanjutnya pembicara kedua diisi Drs. Alosius Masan Kopong, M.Si Dosen Pendidikan Kimia Unwira dengan materi “Herbal Aternatif Untuk Penyakit Gula Darah.”

Dalam pemaparannya, ia mengatakan, “Secara statistik di NTT, penyakit gula darah menjadi salah satu penyakit yang banyak diidap masyarakat. Ia memaparkan, salah satu penelitian terkait bagaimana memanfaatkan bahan alam disekitar kita untuk pengobatan secara medis.

Ketika ditemui media ini, Profesor Hendrik mengaku sangat senang bisa mengunjungi Indonesia, khususnya di NTT karena orang-orangnya sangat ramah. Ia juga merasa sangat senang atas sambutannya menggunakan tarian tradisional.

Menurutnya, laut Indonesia termasuk dalam peta prioritas penelitian bersama timnya untuk memanfaatkan kekayaan laut untuk pengobatan. Jadi terkait rencana selanjutnya, ia ingin mengajak peneliti-peneliti dari Indonesia, apalagi banyak dosen-dosen yang melakukan penelitian serupa. (TIM/SET/R-N)

Komentar