oleh

Klarifikasi Rensi Ambang, Terkait Video Kekerasan Di Medsos

Ket: Terduga Pebinor Via Seluler

RADARNTT, Ruteng — Video aksi kekerasan berdurasi 11 menit 18 detik yang lagi viral di medsos mendapat tanggapan serius dari banyak pengguna media sosial atau netizen, salah satu akun yang bernama Asley Timothy mengupload video itu sekitar pukul 10.00 pagi di akun pribadinya (26/08/2018)

Status tersebut mengajak pihak kepolisian untuk menangkap pelaku yang ada di video yang sedang viral tersebut.

“Pak polisi harus ditangkap orang yang main hakim sendiri ini, karna kota ini lelo Atan tingkah laku one media sosial hooo”

Dalam status tersebut banyak netizen memberi komentar pedas dan menjustifikasi kesalahan yang di lakukan Rensi Ambang dan kasusnya segera di proses oleh pihak Kepolisian, salah satunya akun bernama “Lasarus Lawang” berkomentar agar kasusnya segera di proses secara hukum.

“Smoga cepat di proses secara hukum kasus ini, biar hukumlah yg bertindak, jamanx bukan maen hakim sendiri”

Video tersebut sebenarnya mempertontonkan Rensi Ambang sedang melakukan pembinaan serius terhadap salah seorang bernama Eki mengaku berasal dari Nampar Macing Manggarai Barat merupakan pelaku yang di duga pengganggu rumah tangga dari keluarga pelantun lagu Lalong Liba itu.

Rensi Ambang di temui Radar NTT di kediamanya mengatakan dirinya benar yang ada di dalam video tersebut dan sedang melakukan pembinaan terhadap pelaku yang telah mengganggu kehidupan rumah tangganya.

“Ia betul bahwa di dalam video itu adalah saya dan saya sedang melakukan pembinaan terhadap pelaku yang telah mengganggu rumah tangga saya lewat akun sosial, sebagai manusia biasa wajar ketika saya marah, siapapun jika istrinya di ajak selingkuh sama orang lain pasti ada reaksi spontanitas, tindakannya terlalu berlebihan” Katanya.

Sebenarnya saya mau lapor polisi, hanya dia (pelaku) meminta untuk jangan lapor, demikianpun di denda secara adat, dia katanya tidak punya apa apa, sebagai manusia biasa saya tidak bisa berbuat apa apa hanya melalui pembinaan seperti ini.

Video itu tidak bermaksud mempertontonkan kesombongan saya terhadap publik, tidak juga bermaksud video itu menjadi konsumsi publik, kebetulan fans saya marah atas kelakun dia, maka saya di minta untuk divideokan agar mereka tau bahwa pelakunya sudah di bina, namun entah kenapa video itu di viralkan, yang jelas video itu tidak bermaksud untuk menunjukan kesombongan saya dan konsumsi publik. Tegasnya lagi

Dari nenek moyang telah mengajarkan kami untuk tidak sombong dengan orang lain, apa lagi melakukan aksi seperti ini untuk di pertontonkan publik, kelakuan dia sangat mengganggu kami, yang saya kesal ternyata dia memiliki istri seperti saya dan memiliki satu anak, sangat kasian, coba dia ada di pihak saya atau siapapun, pasti marah, katanya lagi

Lebih lanjut Rensi mengatakan, Sebenarnya bukan hanya istri saya yang menjadi korban ajakan selingkuhnya, namun banyak orang mengaku istrinya menjadi korban ajakan selingkuh melalui akun face book miliknya, sehingga orang ini harus di beri bina secara kusus.

Rensi berharap, Masyarakat atau pengguna media sosial jangan menanggapi terlalu berlebihan terhadap video ini, masalah ini kami sudah urus secara kekeluargaan, kejadian ini merupakan kekilafan kami, saya minta maaf jika publik merasa terganggu.

Untuk diketahui kasus video kekerasan yang sempat menjadi viral di medsos beberapa hari belakangan ini sudah ada kesepakatan damai secara kekeluargaan dari kedua bela pihak. Pada hal sebelumnya keluarga Rensi Ambang meminta pelaku datang dengan keluarga untuk mengakui perbuatannya, namun pelaku tetap datang sendiri dan malu kalau kejadian ini diketahui oleh orang lain dan keluarganya.(AJ/SET/RN)

Komentar