oleh

Mendirikan Bangunan Gereja Yang Sederhana Melalui Swadaya Umat.

-Info, Manggarai-3.302 views

RADAR NTT, Ruteng — Atap di bangun dari seng bekas, bilik di buat dari bambu, tempat duduk juga dari bambu dan di buat berjejeran penganti kursi. Itulah kesederhanaan Gereja yang dibangun melalui swadaya umat di stasi Wase Wengke Desa Beo Rahong kecamatan Ruteng kabupaten Manggarai NTT.

Dengan kondisi yang serba terbatas tidak menyurut semangat dan niat umat Wase Wengke untuk berdoa setiap hari minggu di gereja itu.
Ketua Stasi Lodovitus Jebarut ditemui media ini menjelaskan, “Iman seseorang tidak di lihat dari sebuah kemegahan melainkan keinginannya dari hati untuk berdoa kepada sang pencipta”(Senin 25/06/2018).

“Iman kami tidak di ukur kemegahan dari sebuah tempat ibadah, melainkan niat dan tujuan kami dari hati untuk berdoa kepada sang pencipta, saya tau umat merasa tidak nyaman duduk terlalu lama di atas kursi bambu, mau bagaimana lagi, inilah kondisi kebersamaan kami disini, tatapi kedepannya tetap diupayakan fasilitas kursi terpenuhi, agar umat merasa nyaman untuk duduk,” terang Vitus.

Lebih lanjut Vitus menjelaskan “Gereja kami baru dibangun setahun yang lalu, kami bangun semuanya serba swadaya dari umat, bahkan lahanpun secara suka rela di berikan oleh salah seorang umat di stasi Wase Wengke.”

“Kami sangat bersyukur dengan dia, karna merelakan lahan pribadinya demi kepentingan seluruh umat di stasi kami,” ulasnya.

Dalam kesempatan ini Vitus juga menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh anggota masyarakat yang telah berjasa dalam memperjuangkan pembangunan gereja ini baik berupa material maupun non material.

Dan dirinya berharap kedepannya bersama seluruh umat Stasi Wase Wengke tetap berkomitmen melanjutkan perjuangan pembangunan gereja itu walaupun terlaksana tahap demi tahap.

Stasi Wase Wengke ini berada di wilayah Paroki Cancar, Wase Wengke yang sebelumnya bergabung dengan stasi Beo Rahong, kini perkembangan pemukiman dan umat semakin bertambah sehingga dimungkinkan untuk dibuat pemekaran wilayah stasi.(AJ/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan