oleh

Pelaku Wisata Labuan Bajo Sebut Menguatnya Dollar AS Untungkan Sektor Pariwisata

-Manggarai-1.307 views
Pelaku Pariwisata Matheus S. N. Siagian

RADARNTT, Labuan Bajo – Menguatnya Dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah, tak selamanya buruk. Sebab sifatnya hanya sementara. Menguatnya Dollar AS justru berpengaruh positif terhadap industri pariwisata.

“Menguatnya dolar AS tidak selamanya buruk ya, pada sektor pariwisata justru sangat menguntungkan sebab menguatnya dollar akan juga berdampak kepada kenaikan turis domestik maupun internasional yang berwisata dalam negeri.” jelas Matheus.

Demikian disampaikan pelaku bisnis perhotelan dan restaurant asal Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Matheus S. N. Siagian kepada wartawan. Kamis, (06/09/2018) siang.

Pemilik Eco Tree Hotel dan restaurant Tree Top Labuan Bajo itu menuturkan yang terjadi saat ini didorong karena masalah sentimen perdagangan antara amerika dengan cina dan turki.

“Amerika menaikan suku bunga bank mereka yang sudah lama tidak terjadi, hal ini membuat dolar menguat. Tetapi bukan berarti rupiah melemah, keadaan ekonomi negara kita masih kuat kok. Kalau tidak kuat, kita sudah jadi seperti venesuela, argentina atau turki.” jelas Matheus.

Lulusan termuda GSBA ( Graduate Business School of Adminstration ) Horgen Zurich, Swiss ini menilai sektor pariwisata berpeluang besar menaikkan devisa negara dan memperkuat kembali rupiah. Untuk itu, potensi wisata perlu dikelola secara maksimal.

“Jika wisatawan banyak yang datang kemudian membayar dengan menggunakan dolar, dolarnya lebih sedikit. Biaya perjalanan, hotel, dan lain-lainnya dengan melemahnya kurs rupiah ini akan menguntungkan wisatawan asing, yang penting sektor pariwisata harus dikelola secara baik.” ujar Matheus.

Untuk diketahui mengutip Bloomberg, Kamis (6/9/2018), rupiah dibuka di angka 14.875 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.938 per dolar AS. seperti yang dilansir liputan6.com,

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah masih berada di kisaran 14.875 hingga 14.890 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 9,85 persen. (MH/SET/RN)

Komentar