oleh

Destinasi Wisata Wae Rebo Kembali Tercoreng Akibat Ulah Oknum Ojek

Foto: Mobil Travel Pengangkut Turis Asing Diduga Digembosi Oknum Ojek Di Kawasan Wisata Wae Rebo

RADARNTT, Ruteng – Destinasi wisata Wae Rebo Kecamatan Satar Mese Barat kembali tercoreng dengan perilaku sejumlah oknum ojek yang tidak bertanggung jawab terhadap tamu asing yang berkunjung ke tempat itu.

Kejadian itu bermula saat seorang sopir travel yang diketahui bernama Ardianus Takul mengantar tamu asing menuju Wae Rebo pada hari Jumat kemarin (14/06/2019), saat di perjalanan tidak jauh dari tempat tujuan wisata, mobil yang ditumpangi tamu asal California Amerika itu di serempet dan dihadang oleh sejumlah oknum ojek yang tidak menginginkan mobil travel mengantar masuk melewati pangkalan ojek setempat.

Melalui sambungan seluler kepada RADARNTT  (18/06/2019) Ardianus mengaku, oknum ojek tersebut menghadang laju kendaraan dan memaksa wisatawan asing itu harus menggunakan jasa ojek dari pangkalan menuju ke tempat wisata Wae Rebo.

“Mereka menghadang kami dan memaksa agar tamu yang saya antar harus menggunakan jasa ojek, saya kasihan tamunya karena kondisi saat itu hujan, apa lagi mereka baru pertama kali datang ke sini, seharusnya kita layani baik dengan tamu yang berkunjung” tutur Takul.

Adu mulut antara Takul dan oknum ojek tak terhindarkan, oknum sempat mengamuk dihadapan tamu asing yang sedang menyaksikan dari dalam mobil bahkan sempat memukul jendela mobil.

“Mereka sempat mengamuk di depan tamu yang saya antar, mereka juga mengatakan kami punya aturan sendiri di sini om sambil memukul di jendela mobil,” ungkapnya.

Dikatakan Takul, tamu tersebut sangat takut dan merasa kesal, sebenarnya mereka sangat mencintai orang lokal, dan budaya Manggarai, daratan Flores merupakan kunjungan terakhir mereka setelah pulang dari beberapa tempat pariwisata lainnya di Indonesia.

Mereka mengaku kaget dengan tindakan nekat dari oknum ojek tersebut, selama di Indonesia hanya di manggarai saja mereka diperlakukan seperti itu, tambah Takul.

Lebih jauh sopir travel itu mengungkapkan, keesokan harinya saat pulang dari kampung Wae Rebo, tamunya bertambah kecewa saat mendapati keempat ban kendaraan dalam keadaan gembos, padahal hari itu jadwal berangkat ke Aimere namun tertunda lagi keesokan harinya dikarenakan lama memperbaiki ban yang pecah dan sorenya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Iteng.

Ardianus Takul berharap adanya perhatian khusus dari dinas terkait untuk merubah pola pelayanan kepada tamu asing di Wae Rebo dan masyarakat seperti itu perlu mendapat edukasi yang baik, bila perlu di buat efek jera agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Kapolsek Iteng saat dikonfirmasi awak media membenarkan ada laporan dari sopir travel tersebut dan untuk sementara satu orang sudah dimintai keterangan. (ADI/SET/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan