oleh

Paket Praja Dikukuhkan Secara Adat Menjadi ‘Pengantin’ Pilkada Mabar

Foto: Sesepuh Adat Melakukan Pengurapan Darah Ayam Pada Dahi Fidelis Pranda-Blasius Jeramun

RADARNTT, Labuan Bajo – Pasangan Wilfridus Fidelis Pranda – Blasius Jeramun menggelar upacara adat yakni pengukuhan paket Praja (Pranda-Jeramun) untuk meresmikan sebagai salah satu pasangan “pengantin” Pilkada Mabar 2020. Acara ini digelar di rumah pribadi Fidelis Pranda di Golo Koe, Labuan Bajo, pada, Senin, 02 September sekitar pukul 18. 00 Wita.

Penyelenggara acara sekaligus ketua tim paket Praja Hendrik Jehabut menegaskan bahwa acara ini digelar dengan tujuan agar “pasangan pengantin” Pilkada Mabar ini tidak bisa diceraikan lagi sampai dengan hari pemilihan. “Kalau salah satu dari pasangan ini asa tawaran atau pinangan dari partai lain supaya ditolak,” ujarnya usai acara.

Menurutnya, acara adat ini juga sebagai bentuk sikap untuk mematahkan presepsi buruk dari orang luar tentang paket Praja. “Untuk menolak presepsi buruk dari orang luar terhadap paket Praja,” ujarnya. “Kudut cau landuk lonto siri bongkok one Manggarai Barat ai ise calon Bupati 2020 Fidelis Pranda dan Blaius Jeramun. Ca nai ca anggit tuka ca leleng. Kudut tolos neteng golo,” ujarnya.

Menariknya, acara adat pengukuhan paket Praja ini menggunakan 3 ekor ayam dengan warna yang berbeda seperti ayam jantan dengan warna buluh putih (manuk bakok), ayam jantan dengan kombinasi warna bulu hitam dan merah (manuk cepang) dan ayam betina warna abu (manuk sawuk atau manuk rawuk). Tiga ekor ayam ini memiliki simbol dan makna yang berbeda dalam pengukuhan paket Praja menjadi pasangan “pengantin” Pilkada 2020.

Upacara adat ini dihadiri oleh Tokoh adat dan Tokoh Masyarakat dari 12 kecamatan di Manggarai Barat. Mereka juga memberikan dukungan politik untuk memenangkan paket Praja pada pilkada 2020. “Kami dari Translok hadir untuk memberikan dukungan kepada paket Praja,” ujar salah satu Tokoh masyarakat yang hadir. (Rio/Set/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan