oleh

Hasil Pembangunan Di Desa Rengkam Yang Dibiayai Dana Desa TA 2018

-Info, Matim-441 views

Jalan Lapen Di Desa Rengkam Tampak Mulus

RADARNTT, Borong – Kades Rengkam telah merealisasikan pekerjaan fisik Dana Desa dengan beberapa kriteria pembangunan di tiga titik. Hal ini merupakan kerjasama Kades bersama warga bergotong royong melaksanakan kegiatan pembangunan yang berlokasi di  dua dusun termasuk jalan penghubung antar desa.

Fransiskus Yunsun, selaku Kades di Desa Rengkam Kecamatan Pocoranaka Timur saat ditemui radarntt dikediamannya di Nengkal Dusun Gurung Turi belum lama ini mengatakan, “Dengan terealisasinya pekerjaan fisik Dana Desa TA 2018 yang masuk di desa kami, benar benar merasa lega dan puas. Sebab selain terealisasi pekerjaannya, apa lagi sudah diopname oleh Inspektorat Kabupaten Matim.”

“Secara teknis hasil pengerjaannya sudah 100 persen tuntas dan tidak ada lagi yang diragukan,” kata Kades Yunsun.

Menurutnya, pembangunan yang di alokasikan dalam pelaksanaan pekerjaannya adalah jalan Lapen di Dusun Gurung Turi, yakni Lapen dari pertigaan cabang menuju kampung Dahang, dilanjutkan kepertigaan jalan menuju kampung Nengkal volume 1.100 m2.

Berikutnya, Jalan lapen dari SD Inpres Dangka Para menuju kampung Ntorang Dusun Wejang Nggerang dengan volume 1.600 m2. Dan TPT jalan menuju Ntorang.

Selanjutnya dikatakan, pekerjaan fisik lainnya pembukaan jalan baru dari Topak menuju batas desa Compang Raci Poco Ranaka Timur sepanjang volume 972 m2.

Kades Yunsun mengungkapkan, “Transparansi anggaran telah kami lakukan sesuai intruksi pemerintah pusat dengan program Padat Karya Tunai (PKT) dimana pada pelaksanaannya wajib melibatkan masyarakat lokal.”

Selain itu kami juga melakukan sosialisasi sebelum dan sesudah pembangunan,menasang papan proyek dan prasasti. Jadi kami tetap melakukan pembangunan sesuai prosedur, ujarnya.

Yunsun berharap, “Dengan turut bergotong royong bersama warga, beserta tokoh yang ada, memberi motivasi kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan yang ada di desa kami, sehingga merasa memiliki, muncul niat merawat dan menjaga hasil pembangunan yang ada.

Tokoh masyarakat kedua dusun, Yohanes Habar dari Kampung Dahang dan Fransiskus Jehabut dari kampung Ntorang ditempat terpisah mengatakan, “Kami puas pembangunan yang ada di desa kami.”

Karena apa yang masyarakat harapkan benar benar tidak mengecewakan, baik jalan lapen yang kami manfaatkan sekaligus upah harian yang kami terima. Kami tidak perlu jauh jauh kerja, sebab di desa kami sudah ada proyek yang dianggarkan Dana Desa, ujar mereka.(RJ/SET/RN)

 

Komentar