oleh

Kegiatan Awal Tri Hari OMK St. Yosep Laja

-Ngada-316 views

Pembukaan Tri Hari Pekan OMK St Yosep Laja di Lapangan Sadha Golewa Selatan

RADARNTT, Bajawa — Tri Hari Pekan Orang Muda Katolik (OMK) St. Yosep Laja diawali dengan pertandingan sepak bola. Rangkaian acara yang akan dilakukan dalam pekan OMK di Paroki St. Yosep Laja Desa Sadha. Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, NTT (Kamis, 18/10/2018).

Tri Hari Pekan Orang muda Katolik sudah memasuki hari kedua. Dibuka sejak kemarin sore kegiatan pekan OMK St. Yosep Laja di awali dengan kegiatan pertandingan sepak bola yakni pertemuan antara tuan rumah Stasi Sadha vs Stasi Maumbawa.

Pekan OMK St. Yosep Laja ini diisi berbagai ragam kegiatan yakni (1) Perlombaan yakni dramanisasi kita suci, Lomba Mazmur, Bakti Sosial, (2) Pembinaan yakni pembekalan rohani, pendidikan politik dan pertahanan Negara. Pemateri akan di berikan oleh romo, dan (3) pertandingan, yakni sepak bola lokasi lapangan di Desa Sadha dan bola voli lokasi lapangan di kampung Sadha. (4) Pengakuan.

Sumber dana dalam kegiatan Tri Hari Pekan OMK St. Yosep Laja yakni konstribusi dari masing-masing stasi Rp. 1.000.000, sumbangan Paroki Rp. 7.000.000, sumbangan dari stasi penyelenggara Rp. 15.000.000, Proposal untuk pihak ke-tiga Rp. 10.000.000. Total dana dalam kegiatan Tri Hari OMK St. Yosep Laja yakni Rp. 38.000.000.

Rm. Anicetus Rahmat Hami, Selaku pastor paroki St. Yosep Laja dalam sambutan mengatakan, sesuai dengan kesepakatan yang telah kita sepakat bersama dalam pleno paroki tahun 2017, kita menjalankan kegiatan OMK tingkat paroki.

“Maksud dalam kegiatan ini agar orang-orang muda dibina dan diarahkan untuk terus dekat dengan gereja. Harapan saya bahwa kegiatan kita tidak berakhir disini dan selesai kegiatan ini, kita menjadi orang- orang muda yang bisa membimbing orang muda lainnya, untuk maju dalam kehidupan menggereja, tukas Rm. Anicetus Rahmat Hami.

Hal senada juga disampaikan ketua panitia pekan OMK, Cylirus E. Roga (52) mengatakan bahwa dalam kegiatan pekan OMK ini untuk kaum muda agar bisa saling mengenal satu dengan yang lain secara dekat. OMK juga harus berperan serta dalam rangkaian acara pembinaan, perlombaan, dan pertandingan sehingga orang muda Katolik menjadi orang muda yang tangguh, mamdiri untuk masa depan gereja. (FX/SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru