oleh

Danramil 01 Bajawa Ajak Warga Berantas Sarang Nyamuk Melalui Program 3 M.

RADARNTT, Bajawa – Danramil 1625-01 Bajawa Kodim 1625 Ngada Kapten Inf Hamang Paso bersama-sama masyarakat melakukan pemberantasan sarang nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui program 3 M, menguras, menimbun dan membakar. Bertempat di Desa Langa, Kecamatan Bajawa. Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur (NTT) Selasa 05/03/2019.

Kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dengan program 3 M kali ini untuk mendeteksi dini penyakit deman berdarah, yang merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian pada anak-anak di wilayah Kabupaten Ngada, termasuk di wilayah Kecamatan Bajawa. “Jangan mengabaikan penyakit deman berdarah karena DBD dengan cepat dapat merengut nyawa anak kita dengan hitungan hari saja. Untuk itu kita harus waspada.”ungakap Hamang Paso

Kegiatan ini sangatlah penting dan bermanfaat bagi kesehatan masyarakat dengan cara mendatangi langsung ke rumah-rumah untuk menguras penampungan air milik warga.

Dandim 1625 Ngada Letkol Inf I Made Putra Suartawan melalui Danramil 01/Bajawa, menghimbau kepada warga untuk memperhatikan genangan air yang ada di sekitar lingkungan warga. Tepatnya dimana ada penampungan air, apabila ada jentik tindakannya airnya dikuras.

Selain itu, himbauan kepada warga masyarakat melakukan program 3M yaitu menguras, menimbun, dan membakar sampah-sampah terutama berupa kaleng yang bisa menampung air hujan, apalagi cuaca saat ini, lebih sering hujan dibanding cerahnya.

Dengan diadakan pemberantasan sarang nyamuk dapat membantu masyarakat dari resiko terjangkit DBD dan juga dapat mencegah ataupun mengurangi angka kematian,” tutup Danramil.

Sementara itu Plt Bupati Ngada Paulus Soliwoa, Dalam kegiatan peluncuran Rastra mengatakan bahwa kasus demam berdarah di kabupaten Ngada kurang lebih 110 kasus. Dari 110 kasus ini 3 orang meninggal. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten Ngada sudah melakukan beberapa kegiatan. Kita berhadap kasus demam berdarah ini tidak berkembang dan bertambah.

Hadir pada kegiatan tersebut Camat Bajawa Emanuel Roja, Kepala Puskesmas Langa Roni S.KM, M.Kes, Babinsa Desa Langa Koptu Antonius Ngutra dan masyarakat, sekitar 150 orang. (Fransiskus/ Set/RN)

Komentar