oleh

Kasatlantas Polres Ngada Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Bagi Para Pelajar

Foto: Kasatlantas Polres Ngada AKP Sudirman, S.Sos Saat Kegiatan Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Di SMAN 1 Bajawa

RADARNTT, Bajawa – Polres Ngada melalui Kasatlantas terus berupaya peningkatan kesadaran berlalu lintas kepada Pelajar. Sosialisasi lalu lintas untuk memberikan wawasan tentang keselamatan lalu lintas dan menanamkan jiwa pelopor tertib berlalu lintas di lingkungan pelajar.

Ketua OSIS SMAN 1 Bajawa Rosalia Susana Pae mengatakan, “Sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Satlantas Polres Ngada, sehingga kami pahami tentang isyarat isyarat dalam berlalu lintas” (Senin, 22/07/2019).

“Kami selaku pelajar SMAN 1 Bajawa sangat setuju dengan pernyataan dari Bapak Kasatlantas Polres Ngada bahwa para pelajar tidak dibolehkan menggunakan kendaraan roda 2 karena belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan bagi kami yang usianya di atas 17 Tahun diperbolehkan menggunakan kendaraan roda 2 apabila sudah mempunyai SIM dan kelengkapan kendaraan serta menggunakan Helm, satu hal yang kami petik dalam kegiatan ini adalah untuk mendidik kami semakin disiplin dan patuh terhadap peraturan serta udang undang yang berlaku,” ucapnya.

Kepala sekolah SMAN 1 Bajawa Yakobus Beama Lengi, S.Pd mengatakan kepada Paur Humas Polres Ngada bahwa kegiatan sosialisi tertib berlalulintas yang dilakukan oleh Satlantas Polres Ngada sangat bermanfaat bagi siswa agar kedepannya tidak terjadi kecelakaan bagi anak didik kami.

“Saya sangat setuju dan menyepakati pernyataan Bapak Kasatlantas, apabila ditemukan para pelajar SMAN 1 Bajawa menggunakan kendaraan roda 2 untuk pergi ke sekolah, dan belum cukup usia untuk mendapatkan SIM bagi siswa yang sudah memenuhi syarat untuk memiliki SIM tetapi tidak mengurusnya, maka kendaraan yang dipakai akan disita sementara oleh Kepala Sekolah dan menghadirkan orang tua murid untuk mengambil kembali”

“Langkah ini bagi saya sangat positif untuk menghindari hal hal yang tidak kita inginkan terjadi pada murid murid kami dalam mengendarai kendaraan roda 2 yang tidak memiliki Surat Ijin Mengendarai (SIM),” tuturnya.

Sementara itu Kasatlantas Polres Ngada AKP Sudirman, S.Sos mengatakan, “Program sosialisi ini kami laksanakan di SMAN 1 Bajawa pada hari ini dan akan melanjutkan kegiatan sosialisasi di sekolah sekolah lainnya.”

“Mulai besok kami bersama kepala sekolah dan para guru akan mengecek langsung di lapangan, sebagai tindak lanjut sosialisasi Ini, apakah masih dijumpai murid murid menggunakan kendaraan roda 2 yang belum memenuhi syarat untuk memiliki Ijin mengendarai (SIM)”

“Apabila kami jumpai para pelajar seperti itu, kendaraannya kami sita sementara, dan meminta kehadiran orang tua murid untuk datang mengambil sendiri, dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya itu. Bagi murid yang sudah memenuhi syarat untuk mengurus SIM agar segera datang ke Satuan Lalu Lintas untuk mengurusnya”

“Apabila ditemukan para pelajar menggunakan kendaraan roda 2 dan sudah memiliki SIM tapi tidak memenuhi kelengkapan kendaraan dan perorangan, kami juga akan sita sementara dan meminta orang tua murid hadir untuk mengambilnya serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya,” tegas Kasatlantas. (FRANSISKUS/SET/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan