oleh

KPU dan Banwaslu Ngada Sosialisasi Mekanisme Pelaksanaan Pemilu 2019.

RADARNTT, Bajawa – KPU dan Banwaslu Kabupaten Ngada sosialisasi mekanisme pelaksanaan pemilu, dalam rangka meningkatkan kemampuan dan pengetahuan Babinsa tentang pengamanan pemilu 2019 (Jumat, 08/ 02/ 2018) Pukul, 09.10 WITA. Bertempat di Aula Makodim 1625/Ngada Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Ngedukelu Kecamatan Bajawa.

Stanislaus Neke, Ketua KPU Kabupaten Ngada tegaskan, bahwa Pemilu adalah sarana kedaulatan untuk memilih capres/cawapres, cagub/cawagub, cabup/cawabup, caleg RI/Prov/Daerah yang diselenggarakan secara langsung dan rahasia.

Untuk itu diharapkan TNI-Polri dapat menanamkan “3 S” yaitu Sapa, Salam, Senyum dan mengajak masyarakat untuk memilih sesuai dengan hak pilihnya. KPU mempunyai prinsip yaitu jujur, mandiri, adil dalam partai politik, akuntabel (selalu berdasarkan data)

Para Babinsa diharapkan menjadi lilin (memberikan pencerahan) terhadap masyarakat di kewilayahan sehingga situasi keamaman tetap kondusif. Mari kita bersama satukan hati bahwa dalam pelaksanaan Pemilu 2019 menjadi tanggung jawab kita bersama sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 berlangsung aman dan lancar ucap, Ketua KPU Ngada.

Sementara itu, Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Ngada Yohana Leba, SH mengatakan, Saat ini Bawaslu sudah menerima beberapa pelapor di  beberapa wilayah yang melaporkan berdasarkan berita di media sosial, setelah dilakukan pengecekan dilapangan oleh petugas Bawaslu hal tersebut tidak benar terjadi.

Pada umumnya masyarakat Kabupaten Ngada terkait dengan pengetahuan tentang mekanisme aturan pentahapan pelaksanaan Pemilu 2019 masih sangat rendah, terbukti sering ditemukan pelanggaran pada saat pemasangan APK, dimana petugas Bawaslu menemukan pemasangan spanduk parpol di depan rumah ASN atau terdapat APK yang terpasang tanpa sepengetahuan/se ijin tuan rumah.

Sampai dengan saat ini pihak Bawaslu tetap melakukan sosialisasi/Bimtek di kewilayahan dengan tujuan agar masyarakat di kewilayahan dapat mengerti tentang mekanisme pelaksanaan Pemilu 2019.

Pihak Bawaslu selalu siap melayani laporan dari masyarakat dan akan menindaklanjuti laporan tersebut untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib sesuai aturan perundangan, tandas Yohana Leba.

Pihak Kodim Ngada kepada media ini menegaskan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan latihan pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden bagi prajurit Kodim 1625/Ngada. (Fransiskus/SET/RN).

Komentar