oleh

Buaya Berkeliaran Dekat Pelabuhan Ba’a, Masyarakat Semakin Resah

Buaya yang tampak berenang di perairan dekat dermaga Ba’a Kabupaten Rote Ndao

RADARNTT, Ba’a – Untuk menjaga kelestarian buaya di alam perlu adanya pengelolaan yang baik untuk mengatur dan menjaga kelestariannya, salah satu pengelolaan buaya yang menjamin kelestarian buaya di alam adalah pembesaran buaya (ranching)di penangkaran murni (captiva breeding).

Buaya selain punya kegunaan dan bermanfaat bagi manusia juga sangat membahayakan bagi manusia itu sendiri, apabila kehidupannya tidak diatur dengan baik atau berkeliaran disekitar lokasi kegiatan manusia sehari-hari.

Hal tersebut tersebut terjadi di Kota Ba’a tepatnya disekitar perairan laut dermaga Ba’a selalu nampak buaya yang berenang kian kemari dan kondisi ini sangat meresahkan masyarakat pengguna jasa pelabuhan Ba’a Rote.

Seperti yang dituturkan Dani Selak salah satu warga Kota Ba’a yang berprofesi sebagai buruh di pelabuhan Baa Rote Senin (12/11/18)pukul 13:53 Wita kepada wartawan mengatakan, persoalan buaya selalu berkeliaran disekitar dermaga pelabuhan Ba’a sudah berlangsung sekitar tiga tahun lamanya namun tidak ada respon dari pihak yang berwenang dalam hal ini pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Pasalnya hal tersebut sudah selalu disampaikan kepada pihak pemerintah daerah maupun Kepolisian yang kebetulan berada di lokasi Pelabuhan Ba’a namun sepertinya tidak ada respon yang berarti.

Kemudian Dani menceritakan, beberapa pekan yang lalu buaya-buaya tersebut sampai naik ke daratan dan menyerang hewan peliharaan warga dan berhasil membawa seekor anjing peliharaan warga.

Dan menurutnya seharus pemerintah merespon sedini mungkin sebelum adanya korban Manusia. “Pemda sudah pasang papan pengumuman bersifat larangan,” itu artinya sudah ada respon dari pemerintah daerah bahwa memang sudah tahu ada buaya-buaya yang berkeliaran dan seharusnya pemerintah mengambil tindakan sebelum adanya korban jiwa, imbuhnya.

 

Hal senada disampaikan oleh Zoro Pena salah satu pemuda yang ditemui wartawan di lokasi pelabuhan Ba’a mengatakan, dirinya sangat kuatir dengan kondisi di Pelabuhan Ba’a saat ini, dimana sering bermunculan buaya-buaya dengan berbagai jenis ukuran karena sehari-hari Ia bersama teman-teman sering memancing di dermaga pelabuhan Ba’a.

Ia sangat berharap agar buaya-buaya tersebut diupayakan untuk ditangkap sebelum ada korban jiwa seperti yang suda pernah terjadi di Kecamatan Pantai Baru.

Sesuai pantauan wartawan di lokasi dermaga Ba’a memang benar tiba-tiba muncul seekor buaya berukuran cukup besar dipermukaan air laut, hingga berita ini diturunkan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Nusa Tenggara Timur belum berhasil dikonfimasi. (CTA/SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru