oleh

KKN STPM ST. Ursula Ende Dorong Ibu-Ibu Kembali Prioritaskan Budaya Menganyam

Foto: Mahasiswa STPM ST. URSULA Ende Yang Mengikuti Kegiatan KKN Di Kantor Desa Suelain, Kecamatan Lobalain

RADARNTT, Ba’a – Pada Hari Minggu 1 September 2019 bertempat dikantor Desa Suelain, Kecamatan Lobalain-Kabupaten Rote Ndao. KKN STPM ST. URSULA Ende bersama perangkat desa dan Ibu-ibu penganyam kembali mengevaluasi kegiatan yang sudah dilalui selama kurang lebih satu bulan. Dalam kegiatan yang dimaksud Tim KKN STPM – DUAnyam kembali mendorong dan memotivasi Ibu ibu penganyam agar dalam kegiatan menganyam berikutnya lebih efisien dan efektif agar produk yang dihasilkan sangat memuaskan.

Dalam kurun waktu satu bulan ibu-ibu penganyam melakukan uji coba produk anyaman. Namun dalam perjalanannya terdapat kendala-kendala yang dialami para penganyam seperti bahan lokal sebagai bahan dasar untuk menganyam. Kegagalan yang dialami para penganyam tidak pernah dikeluhkan. Bahkan mereka mengatakan meski lelah tetapi sangat antusias dengan kehadiran mahasiswa peserta KKN STPM St.Ursula Ende yang membawa semangat perjuangan dalam kewirausahaan sosial dan kembali meneruskan budaya menganyam yang sudah lama ditinggalkan oleh masyarakat Desa Suelain.

Sementara itu Kepala Desa Suelain Jhonatan Dillak menegaskan, segala kegiatan yang dilakukan baik pribadi atau kelompok harus efisien dan efektif serta mampu melihat bahan seperti Pucuk Lontar yang bagus sehingga hasil dari produk itu dilihat Indah dan mampu menarik hati para konsumen dalam memilih produk anyaman.

Dikatakan Jhonatan kepada para penganyam bahwa dalam menganyam produk anyaman haruslah tepat  waktu karena kegiatan ini bekerja sama dengan PT. KARYA DUANYAM. Dimana mereka selalu memastikan waktu yang tepat. Pemerintah Desa Suelain mempunyai keinginan untuk meningkatkan kualitas hidup para ibu disini. Melalui kerajinan menganyam potensi ini dapat menumbuhkankembangkan dan menjadi warisan anak cucu kedepan.

Pada waktu yang bersamaan (Minggu, 01/09/2019) Tim KKN STPM St. Ursula Ende bersama perangkat desa langsung mengevaluasi kegiatan berikut struktur kepengurusan para ibu penganyam untuk memilih Ketua dan Bendahara Kelompok Penganyam Desa Suelain. Marlyn Loloin terpilih sebagai ketua kelompok karena ia merupakan salah satu peserta menganyam yang termuda dan mampu mengakses internet.

Marlyn mengucapkan berterimakasih kepada para ibu penganyam Di Desa Suelain yang telah mempercayainya sebagai ketua kelompok penganyam. Ia menghimbau, kepada ibu-ibu penganyam untuk duduk, mendengar dan mempraktekkan. Ini merupakan motivasi Marlyn Sendiri yang mau belajar dan berproses bersama PT. Karya DuAnyam dalam mengembangkan bakat dan kreatifitas kerajinan Tangan. (TIM/SET/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan