oleh

Oknum Pegawai PDAM Rote Ndao Diduga Tidak Miliki Ijazah Asli

Foto: Kepala Bagian Administrasi Umum Dan Personalia, Vinsensius K.P Kahan Saat Memberi Keterangan Pers Kepada Wartawan (Selasa, 30/07/2019)

RADARNTT, Ba’a –  Oknum pegawai di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Rote Ndao yang bernama Frits Salmun Nalle disebut sebut tidak memiliki ijazah asli kesarjanaannya.

Direktur PDAM Kabupaten Rote Ndao Ir. Yahya B.F Sodak ketika dikonfirmasi awak media melalui Kepala Bagian Administrasi Umum Dan Personalia, Vinsensius K.P Kahan (Selasa, 30/07/2019) mengatakan, “Ada dugaan yang bersangkutan tidak memiliki Ijazah asli (S1) pasalnya ketika dilakukan penertiban administratif perusahaan dan semua pegawai wajib melengkapi berkas administrasi termasuk legalitas ijazah, yang bersangkutan Frits S. Nalle tidak mampu melengkapi legalisir ijazah fotocopy dan aslinya.”

Menurutnya, penertiban administrasi perusahaan tersebut dilakukan ketika pada Tahun 2018 sejak dirinya ditempatkan di Kepala Bagian Administrasi Umum Dan Personalia PDAM Kabupaten Rote Ndao. “Semua pegawai wajib melengkapi berkas administrasi termasuk legalitas Ijazah, namun yang bersangkutan Frits S Nalle tidak mampu melengkapi legalisir ijazah fotocopy dan aslinya, dan sudah sekitar belasan kali  PDAM mengirim surat meminta melengkapi legalitas Ijazah, namun permintaan tersebut diabaikannya.”

“Saya mau penertiban administrasi dan semua pegawai wajib namun Frits Nalle tidak sanggup lengkapi, lalu kita telusuri ternyata hanya ada fotocopy, tidak ada legalisir bahkan ijazah sarjana dari Undana itu tidak memiliki transkip nilai, ujarnya.

Kahan mengungkapkan, gaji dan semua perjalanan dinas  Frits S Nalle dibayar dari Tahun 2011 sampai Tahun 2019 Bulan Juni ini berlabel ijazah sarjana dan di kemudian hari yang bersangkutan tidak sanggup lengkapi berkas Ijazah Sarjana maka dikenakan penuntutan ganti rugi dan pidana penipuan.

“Gaji dan perjalanan dinas yang bersangkutan dari Tahun 2011 hingga Bulan Juni 2019 dibayar dengan berlabel ijazah sarjana tetapi untuk Bulan Juli ini saya tidak bayar, dia ada minta gajinya tapi saya tidak mau bayar, dan akan dikenakan laporan tuntutan ganti rugi dan pidana penipuan,” tegas Vinsensius Kahan.

Hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan, Frits Salmun Nalle belum berhasil  dikonfirmasi awak media terkait persoalan tersebut, pasalnya nomor ponsel miliknya sedang non aktif. (TONY/SET/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan