oleh

Ruas Jalan Provinsi di Kecamatan Laboya Barat Rusak Parah

Foto: Kondisi Jalan Provinsi Di Kecamatan Laboya Barat 

RADARNTT, Waikabubak – Infrastruktur merupakan salah satu unsur utama yang menjadi tolak ukur majunya suatu daerah, baik itu infrastruktur jalan raya maupun jaringan listrik harus memadai.

Namun pemandangan berbeda di Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat – Provinsi NTT masih terisolasi, dari segi infrastruktur jalan raya dan jaringan listrik yang belum memadai hingga saat ini.

Ruas jalan provinsi di Kecamatan Laboya Barat itu mengalami rusak berat dan aliran listrik belum menyentuh daerah itu sejak Indonesia merdeka.

Berdasarkan pantauan RADARNTT, jalan provinsi yang berlubang dan rusak berat melintasi Desa Patiala Dete sejauh 3 Km. Sedangkan jalan yang melintasi Desa Wetana berstatus jalan provinsi juga rusak berat, mulai dari Wemaringi sampai di PT. Mitra Niaga sejauh 7 KM.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengemukakan, beberapa waktu yang lalu wisatawan mancanegara sampai turun dari motor karena takut jatuh kemudian berjalan kaki hingga jalan rata.

Menurut Jefrianus Kahale salah satu tokoh masyarakat dari Desa Patiala Dete, kepada awak media mengatakan, “Sebagai masyarakat Laboya Barat sangat menderita saat melintasi jalan yang rusak berat, seakan-akan Laboya Barat ini bukan bagian dari NKRI, sampai saat ini jalan yang rusak itu belum diperbaiki dan jaringan listrik belum dirasakan oleh masyarakat Laboya Barat.”

Lebih lanjut dikatakan, “Sebagai warga masyarakat Laboya Barat yang masih terisolasi dari segi infrastruktur, kami menaruh harapan besar kepada pemerintah, terutama pemerintah kabupaten Sumba Barat maupun pemerintah provinsi agar serius memperhatikan daerah-daerah yang masih terisolasi dengan infrastruktur.”

Demikian pula Kepala Desa Wetana Petrus Raga Uma juga menyampaikan hal yang sama, “Pemerintah harus benar-benar memperhatikan jalan provinsi ini yang rusak berat, kami sebagai warga masyarakat Desa Wetana juga butuh penerangan yaitu jaringan listrik” (Kamis, 11/07/2019).

Kemudian Petrus menceritakan, “Beberapa Minggu lalu sebuah truk roda empat yang pulang dari antar pasien di Puskesmas Gaura terguling di Jurang Tana Mata, karena jalan di Tana Mate itu sangat membahayakan, karena jalannya berlubang besar, terdapat tanjakan dan tikungan di tana mate.”
“Dalam kejadian itu untung tidak ada korban jiwa,” imbuhnya.

Selanjutnya Kades Wetana itu meminta agar pembangunan infrastruktur harus merata, jangan ada yang dianaktirikan, Kecamatan Laboya Barat juga merupakan bagian dari Kabupaten Sumba Barat Provinsi NTT.

“Kami juga masyarakat Laboya Barat bayar pajak setiap tahun, oleh karena itu pembangunan infrastruktur jalan provinsi dan juga jaringan listrik haruslah merata.” ucap Petrus

Kondisi riil dilapangan memanglah benar, ruas jalan provinsi itu rusak berat dan berdebu, serta tiang listrik sudah mulai karat karena terbungkus semak belukar dari tahun 2017 hingga sekarang.

Pembangunan infrastruktur struktur haruslah merata. Jalan provinsi ini sudah lama tidak diperbaiki hingga kelihatan sirtu (pasir batu). Tampaknya masyarakat Laboya Barat menaruh harapan besar kepada pemerintah Provinsi NTT untuk melakukan perbaikan jalan. (ANTONIUS/SET/R-N)

Komentar