oleh

Surat Ijin Mendagri Belum Terima,Kejari TTS Belum Periksa Oknum DPRD NTT

-Hukrim, TTS-806 views

RADARNTT, Kupang – Tim Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Selatan (TTS) Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga saat ini terus mendalami kasus dugaan korupsi 12 paket proyek pembangunan embung tahun 2015 didaerah tersebut senilai Rp.700 juta.

Kasus dugaan korupsi senilai Rp.700 juta tersebut, diduga kuat keterlibatan salah satu anggota DPRR NTT daerah pemilihan kabupaten TTS, dan hingga saat ini Tim Penyidik Tipidsus Kejari TTS belum melakukan pemeriksaan terhadap oknum DPRD NTT tetsebut.

Kejari TTS, Oscar D.Riwu, saat dihubungi via telepon genggamnya pada Rabu,16/8/2017 menjelaskan, bahwa Tim Penyidik Tipidsus Kejari TTS belum melakukan pemeriksaan terhadap oknum anggota DPRD NTT, yang diduga kuat keterlibatan dalam kasus 12 paket proyek pembangunan embung di kabupaten TTS.

Oscar mengaku bahwa pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap oknum anggota DPRD NTT tetsebut, lantaran pihak Kejari TTS hingga saat ini belum mendapat surat ijin dari Mendari terkait kasus tersebut, sementara kata Riwu, pihaknya telah melayangkan surat melalui Kejati NTT.

” Kami belum periksa oknum anggota DPRD NTT dapil TTS, karena kami belum menerima surat ijin dari Mendagri hingga saat ini,” ungkap Oscar.

Oscar juga mengatakan, kalau pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti yang memperkuat dugaan kasus tersebut, yakni bukti tranfer sejumlah uang dengan rekening tujuan atas nama oknum anggota DPRD NTT dapil kabupaten TTS.

“kami telah mengantongi bukti transfer uang sejumlah ratusan juta rupiah kepada rekening salah satu anggota DPRD NTT,” pungkas Oscar. (Tim/RN)

Komentar