oleh

Dia Jatuh Cinta

Dia jatuh cinta, berulangkali dia jatuh cinta padamu, inci demi inci tubuhmu yang kering kerontang dijelajahinya.

Dalam setahun dia datang menyapamu empat kali. Belum lepas lelah Raknamo dia ke Rotiklot, selepas itu datang lagi ke Labuan Bajo.

Kini dia baru saja hadir menyusuri lorong bertanah penuh debu bebatuan Nunkurus, tak sekurus tubuhmu.

Tubuhmu yang nan eksotis, dilucutinya, dikuasai dan diingat betul lekak lekuknya. Tubuhmu menyimpan sejuta energi tanpa disadarimu.

Janganlah kau menjejali tubuhmu bagi para penikmat ‘hidung belang’ investasi.

Kecintaannya yang begitu besar pada nusa tetap toleran, negeri lahir Pancasila. Tanah seribu pulau NTT selalu dihatimu. Au nekak-ho nekam, Hatimu-Hatiku.

Komentar