oleh

Politik Perlu Relaksasi

RADARNTT, Editorial – Perjumpaan dua sahabat yang lama tak sua karena kesibukan adalah sesuatu yang baik untuk memperkuat tali silaturahmi. Demikian halnya, para tokoh politik nasional yang akhir-akhir ini sepertinya jarang jumpa, berbeda haluan pilihan politik. Terlihat tenang santai, tetapi menyimpan ketegangan, semacam perang urat saraf diantara mereka.

Sehingga sangat diperlukan medium untuk saling sua dan sapa, berbagi cerita dan kenangan untuk merelaksasi pikiran, saraf dan otak yang sempat mencapai tingkat ketegangan politik terutama pasca Pemilu 2019 yang amat melelahkan.

Pertemuan Megawati-Prabowo dan Surya Paloh-Anies Baswedan di saat yang hampir bersamaan, belum lama ini adalah suatu hal yang biasa dan baik adanya. Karena mereka adalah para tokoh politik nasional yang dikenal publik, mereka juga pernah bersama-sama dalam satu bahtera perjuangan politik.

Megawati-Prabowo justru pernah menjadi tandem yang dijuluki Mega-Pro dalam pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2009, sedangkan Surya Paloh-Anies Baswedan adalah sama-sama terlibat dalam pendirian Ormas Nasional Demokrat (NasDem), saat deklarasi Ormas yang kelak menjadi Partai NasDem itu, Anies-Baswedan bertindak sebagai pembaca naskah deklarasi.

Sehingga pertemuan mereka adalah sebuah reunian, hal yang positif untuk relaksasi politik setelah lama bersitegang dalam hampir setahun terakhir. Melalui perjumpaan ini, mereka tunjukan kepada dunia bahwa kami berbeda pilihan politik tetapi kami tetap bersaudara.

Perbedaan pilihan politik adalah perbedaan cara dan jalan yang dilalui, untuk mencapai satu tujuan yang sama yaitu membangun Indonesia Raya yang maju, mandiri, adil dan demokratis. (Suara Redaksi)

Komentar

Jangan Lewatkan