oleh

ASN berkantor 15 Juni, Tiadakan Absensi Sidik Jari?

-EDITORIAL-5.379 views

TATANAN hidup baru atau’new normal’ di lingkup kerja pemerintahan, Aparatur Sipil Negara (ASN) di semua satuan kerja dan level pemerintahan akan mulai berkantor pada Senin, 15 Juni 2020. Tentunya, sudah dibuatkan protokol kerja berdasarkan protokol kesehatan, untuk mencegah penyebaran penularan virus corona jenis baru atau Covid-19.

Ada satu hal yang mesti diperhatikan adalah absen elektronik pakai sidik jari atau finger print yang selama ini digunakan dan biasanya satu kantor satu alat dipakai bersama. Hal ini amat riskan menjadi media penularan virus, jika ada satu orang terpapar yang menggunakan mesin tersebut maka berpotensi menularkan virus kepada teman sekantor.

Bagi ASN sebaiknya diberlakukan absen manual dan masing-masing orang punya daftar absen sendiri yang dikontrol langsung oleh atasannya. Atau dicarikan model lain yang lebih aman dan nyaman agar terhindar dari penularan virus, karena sampai saat ini masih terjadi penularan.

Untuk Kota Kupang yang memiliki kasus transmisi lokal tertinggi di NTT dan sebagai pusat perkantoran Pemerintah Provinsi dan Kota, akan ada banyak aktivitas perkantoran yang dibuka baik shift maupun tidak. Meningkatkan aktivitas kerja di kantor akan menimbulkan banyak perjumpaan orang terutama saat melakukan absensi pada jam masuk kerja dan pulang.

Sehingga model absensi harus diperhatikan dengan serius agar tidak menjadi media penularan virus, dan perlu belajar dari daerah lain yang sejak awal telah meniadakan atau menghapus metode absensi finger print demi mencegah penularan virus corona.

Sebagai ibu bagi masyarakat, ASN menyiapkan kue pembangunan untuk masyarakat di tengah situasi sulit saat ini. Maka ASN perlu dilindungi agar merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan tugas dan sedia menyajikan asupan gizi pembangunan bagi imunitas masyarakat di atas meja kebijaksanaan.

Selamat bekerja bagi para ASN sebagai abdi negara untuk nelayani masyarakat. Salam sehat!

Komentar

Jangan Lewatkan