oleh

Gotong Royong Lawan Covid-19

Coronavirus disease atau Covid-19 sangat mengancam kehidupan umat manusia, tak dapat dipungkiri bahwa keberadaannya yang tak kelihatan antara ada dan tiada itu, sering pula menimbulkan pertentangan pendapat bahkan saling curiga antar sesama bahkan dalam satu keluarga/rumah tangga.

Dalam suasana pandemi Covid-19, dipandang penting adanya kerja sama semua pihak untuk menghadapi ancaman virus yang tak kelihatan. Masyarakat, pemerintah, tenaga medis dan semua komponen masyarakat senantiasa bahu membahu berupaya mencegah terjadinya penularan dan penanganan kasus.

Untuk itu, sejak awal munculnya kasus di tanah air. Pemerintah telah membentuk tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di pusat sampai desa/kelurahan, yang bertugas mengkoordinasikan kerja pencegahan dan penanganan kasus.

Pemerintah melalui gugus tugas memberikan perhatian penuh pada upaya pencegahan penularan, dengan imbauan jaga jarak sosial dan jaga jarak fisik. Selain memakai masker jika bepergian keluar rumah dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Dan hingga kini, imbauan itu masih terus disampaikan pemerintah untuk dijadikan kebiasaan baru di era baru berdamai dengan Covid-19. Karena sampai saat ini belum ditemukan vaksin dan masih terus terjadi penularan baru yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Sehingga, masyarakat diimbau untuk tetap menaati protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dalam situasi normal baru, agar bisa memutus mata rantai penularan Covid-19 dan terjaga kesehatan masyarakat.

Dalam upaya mencegah terjadi hal yang lebih fatal dan tidak diinginkan bersama, pihak Puskesmas Bukapiting kecamatan Alor Timur Laut dalam koordinasi bersama Tim Gugus Tugas kabupaten Alor, pada Jumat pekan lalu telah mengambil tindakan untuk memakamkan jenazah Bocah 7 Tahun sesuai protokol Covid-19 karena almarhum didiagnosa gejala pneumonia dan diduga Covid.

Tentunya, kondisi ini sangat tidak mengenakan bagi keluarga almarhum. Namun, hal itu dilakukan sesuai prosedur kesehatan di dalam situasi pandemi Covid-19 untuk mencegah dampak yang lebih buruk dan luas. Sehingga peristiwa ini dapat dimaklumi sembari mendoakan agar almarhum tenang di alam sana.

Kisah jenazah Bocah 7 Tahun yang dimakamkan secara Protokol Covid -19, seperti disebutkan di atas yang dilansir media ini pekan lalu, bisa menjadi arahan untuk lebih meningkatkan lagi kewaspadaan terhadap situasi dan kondisi di masa mendatang.

Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di pusat sampai desa/kelurahan, yang bertugas mengkoordinasikan kerja pencegahan dan penanganan kasus terkadang menjadi sorotan publik. Namun, di balik sorotan bisa menjadi motivasi agar lebih cekat, peka dan tanggap terhadap informasi. Sorotan publik juga bisa dijadikan masukkan untuk perbaikan demi tercapainya Gotong Royong Lawan Covid -19. Salam sehat…!!!

Komentar

Jangan Lewatkan