oleh

Tatanan Hidup Baru yang Ideal Membutuhkan Proses Habituasi

Upaya menangani situasi pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi NTT melakukan langkah-langkah strategis penanganan baik untuk pemutusan matarantai penularan, pemastian orang terpapar melalui test dan tracing, karantina dan treatment, maupun penanganan dampak sosial ekonomi.

Koordinasi lintas sektoral dan dengan kabupaten/kota se-NTT tampaknya berjalan baik, sehingga pelaksanaannya menjadi efektif, termasuk berhasil melakukan refocusing dan realokasi APBD tahun anggaran 2020. Dana sebesar Rp 1,7 Triliun lebih secara akumulatif Provinsi dan seluruh Kabupaten/Kota se-NTT, serta  Rp 810 Miliar lebih khusus untuk Provinsi, diharapkan digunakan secara bertanggung jawab, sesuai peruntukannya dalam tiga skema pembiayaan baik untuk penanganan Covid-19 maupun untuk social safety net dan recovery ekonomi.

Terkait rencana menuju ‘tatanan hidup baru’ atau ‘new normal’, merupakan langkah berani Pemerintah untuk mengaktifkan kembali roda pemerintahan, ekonomi, sosial, agama dan kemasyarakatan sehingga perekonomian dan aktivitas masyarakat bisa berjalan walaupun belum maksimal karena virus Corona belum hilang dan vaksin belum ditemukan.

Kendati demikian, Pemerintah melalui Gugus Tugas bersama stakeholders terkait agar melakukan pemetaan secara baik tentang tingkat penyebaran kasus, melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya virus dan protokol kesehatan, dan menyiapkan konsep panduan dan tahapan kerja sesuai bidang profesi dan konteks masing-masing.

Tatanan hidup baru yang ideal membutuhkan proses habituasi, pembiasaan; karena itu, kedisiplinan dan kesetiaan dalam pengawasan adalah keharusan. Semoga…!!!

Komentar

Jangan Lewatkan