oleh

Kelas Literasi Akhir Pekan (1)

-Edukasi-177 views

Literasi itu kebutuhan. Majunya peradaban manusia ditentukan juga oleh berkembangnya literasi. Ada 6 literasi dasar: literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial dan literasi budaya.

Secara khusus, dalam beberapa akhir pekan ke depan saya menginisiasi hadirnya kelas literasi akhir pekan. Secara khusus saya akan berbagi dalam literasi dasar pertama, literasi baca tulis. Saya akan mengemas kelas ini dalam bentuk dialog. Jika ada pertanyaan-pertanyaan dalam ruang komentar, saya akan langsung membahasnya atau menjadikannya pembelajaran untuk akhir pekan berikut.

Dalam pertemuan bersama pegiat literasi beberapa hari lalu, ada pertanyaan macam ini:

T : Pak, dalam menulis apakah kita harus menulis judul lebih dahulu atau menyelesaikan tulisan baru menulis judul.
J : Menentukan judul tulisan di awal sebelum menulis atau sesudah menulis itu sangat tergantung kebiasaan setiap penulis. Yang paling penting adalah kita memahami apa tugas judul. Dalam tulisan, judul bertugas menarik perhatian pembaca, menggugah atau merangsang rasa ingin tahu pembaca dan mewakili gagasan inti dari keseluruhan tulisan. Yang terakhir ini penting sebab sekalipun judulnya menarik dan merangsang minat, namun bila ternyata isinya melenceng dari judul, pembaca akan kecewa atau merasa ditipu. Lalu apakah judulnya harus ditulis di awal atau setelah selesai menulis? Pada umumnya judul dibuat sebelum menuliskan isinya. Namun tak ada larangan untuk membuat tulisan lebih dahulu baru memikirkan diberi judul apa. Yang ini memang tidak umum tetapi boleh saja. Lebih mudah memang membuat tulisan dengan judul sementara. Setelah tulisan selesai, ditinjau lagi apakah judulnya tepat. Jika belum tepat bisa disesuaikan dengan isi tulisan.

T : Bagaimana melahirkan ide untuk membuat suatu tulisan?
J : Ide itu ada di mana-mana. Herlvy Tiana Rosa, Redpel Majalah Annida misalnya katakan dengan melihat wajah suaminya saja, ia mendapatkan ide untuk membuat cerpen. Kita bisa menjumpai ide atau menemukan ide di mana-mana. Di rumah, di jalanan, di terminal, di ruang kelas, di sawah, di laut, dll. Ide ada di mana-mana. Yang dibutuhkan hanyalah suasana hati yang kondusif dan kebiasaan mengamati situasi sekitar. Kalau bertemu ide, sebaiknya segera ditangkap. Karena kalau terlambat diamankan, ide itu akan menguap. Karena itu, sebaiknya ke mana-mana bekali saku kita dengan secarik kertas dan pena. Ketika inspirasi datang, ide terlintas segeralah menulisnya. Nanti baru dikembangkan. Jika tidak, maka karena berbagai kesibukan, kita akan sulit memanggil lagi ide atau gagasan yang sempat terlintas itu.

Sahabat-sahabat pencinta literasi, demikian 2 pertanyaan dan jawaban untuk kelas literasi sesi pertama ini. Jika ada pertanyaan atau pengalaman kita bisa saling berbagi.

Salam literasi…!!!

 

Oleh: Isidorus Lilijawa / Pengurus FTBM NTT

Komentar

Jangan Lewatkan