oleh

Konflik Kepentingan

-Feature-229 views

Kepentingan. Makhluk satu ini tidak berjenis kelamin. Tapi bisa membuat yang berjenis kelamin berkelahi dan saling menghancurkan. Kekuatan pengaruhnya besar. Bisa membuat seseorang bertindak di luar batas. Batas akal, batas nurani, batas etis, batas hidup.

Kepentingan ada dan dimiliki setiap orang. Entah apapun jenis kelaminnya. Entah apapun jenis pekerjaannya. Entah apapun status sosialnya. Entah apapun jabatannya.

Gara-gara kepentingan, orang bisa bertarung habis-habisan untuk menang. Halalkan segala cara. Tak peduli aturan negara. Apalagi ajaran agama. Tak masuk hitungan. Kepentingan adalah segala-galanya. Terlebih kepentingan yang berkaitan dengan kekuasaan. Kekuasaan di bidang politik dan ekonomi.

Kepentingan bertabrakan dengan kepentingan. Bentrok di ruang publik. Siapa kuat dia menang. Siapa lihai dia berhasil. Siapa piawai zigzag dia lolos. Kepentingannya menang. Dia senang. Tak peduli ada yang menangis.

Di tengah kecamuk aneka kepentingan dunia, kepentingan Tuhan juga hadir dengan cara tersendiri. Kepentingan injil. Buluh yang patah terkulai tak kan diputuskannya. Pelita yang berkedip-kedip nyalanya tidak dipadamkannya. Kepentingan injil adalah keselamatan manusia. Kebaikan dan kesejahteraan manusia.

Kepentingan injil biasanya kalah bersaing. Tidak menarik. Melawan kecenderungan dunia. Kurang laku di pasaran. Maka sering diabaikan. Itulah sebabnya orang baik sering tersingkir. Orang benar kerap terjungkal.

Karena kepentingan mereka selaras kepentingan injil. Yaitu demi kebaikan bersama, bonum commune. Orang baik dan orang benar memperjuangkan kepentingan umum. Sementara pihak yang berlawanan biasanya untuk kepentingan egoistik.

Meski demikian, setiap pengikut Kristus seyogyanya tetap memperjuangkan kepentingan injil. Kabar sukacita bagi semua manusia. Bukan mengkristenkan orang, tetapi membangun kehidupan yang penuh cinta kasih, keadilan, kebaikan, kebenaran, kesejahteraan, kerukunan, kedamaian, persaudaraan. Singkatnya kehidupan yang dijiwai nilai-nilai injil.

Setiap murid Kristus dipanggil dan diutus untuk memenangkan kepentingan injil dalam arti demikian. Maka tetap berjuang walau terpental. Tetap merambat walaupun dihambat. Tetap mengasihi walau dimusuhi. Tetap wartakan kebenaran walau diteror kepalsuan. Tetap melakukan kebaikan walau dibalas dengan kejahatan. Kekalahan dalam ikhtiar kepentingan injil adalah kemenangan yang tertunda.

Tuhan sumber kebenaran dan kebaikan akan menyelesaikan dan menyempurnakan perjuangan itu menurut caraNya dan pada waktuNya. Tugas murid Kristus hanyalah berdoa dan bekerja. Ora et labora. Bekerja yang dimaksud adalah tetap melakukan kebaikan dan kebenaran.

Tetap memperjuangkan kepentingan Kristus, yaitu keselamatan manusia. Kapanpun, di manapun dan dalam situasi apapun.

 

Oleh: Rm. Sipri Senda, Pr

Komentar

Jangan Lewatkan