oleh

Rasa Duka dan Bangga atas Kepergian Romo Toni

-Figur-74 views

Kepergian (kematian) Romo Antonius Sutarjo Duka, Pr. (Romo Toni) membawa duka yang dalam, sekaligus rasa bangga bagi Kelompok Umat Basis (KUB) Santo Petrus Rasul di Lipa, Paroki Yesus Gembala Baik (PYGB) Kalabahi, Alor.

Hal ini diungkapkan Ketua KUB Ferdi Yosanal sore tadi di Komplek Lipa, Belakang Gereja Katolik. Romo Toni masih muda namun telah dipanggil Tuhan. Tentu Tuhan lebih menyayanginya.

“Kita umat merasakan sedih namun ini sudah kehendak Tuhan. Sebagai orang katolik ini merupakan perwujudan iman ketika ada seorang muda yang bisa ambil bagian dalam karya imamat,” ungkapnya.

Hal ini, tegasnya, menjadi daya dorong bagi lingkungan dan anak-anak KUB bahwa dari Lipa juga bisa berkarya dan mengabdi di lain daerah sebagai seorang imam, sehingga anak-anak dan saya yakin akan semakin berkembang benih panggilan hidup sebagai imam katolik maupun kaum biarawan dan biarawati.

“Itulah sebabnya saya merasa sedih maupun bangga,” tandasnya.

Romo Toni meninggal di usia 48 tahun, meninggal pada 21 Januari 2022 di RS Sint Carolus Boromeus Kupang, setelah memimpin upacara pernikahan di Kapela Santo Petrus Tesbatan, Paroki Buraen, Keuskupan Agung Kupang.

Umat dan masyarakat tumpah ruah ke Kapela Santo Petrus Tesbatan, komplek gereja mungil itu tempat disemayamkan. Sejak tersiar kabar duka kepergian sang gembalanya. Umat dari berbagai penjuru datang mendoakan dan memberi penghormatan terakhir, mulai dari Kapan Timor Tengah Selatan, Naikoten dan berbagai tempat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Jenazah Romo Toni telah dimakamkan di Pekuburan Imam Projo Keuskupan Agung Kupang di Penfui, Senin (23/1/2023) setelah didoakan di Kapela tempat tugasnya di Tesbatan.

Romo Toni ditabiskan menjadi imam di Paroki Katedral Kristus Raja Kupang pada 29 Juni 2003.

Almarhum adalah saudara kandung dari Romo Kanisius Pen, Pastor Pertama dari Alor yang ditabiskan pada tahun 80-an dan kini bertugas di Kuasi Paroki Kuaputu, Paroki Santa Familia Sikumana, Kota Kupang.

Selamat Jalan Romo Toni. Rasa duka yang dalam dari Masyarakat Kabupaten Alor, teman-teman sekolah, teman-teman sepermainan, keluarga, umat dan handai tolan. Tuhan yang memberi dan Tuhan pula yang memanggil.

Selamat bertemu Bapak dan Mama serta kakak dan anak serta keluarga yang telah lebih dahulu mendahuluimu. Doakan kami yang masih berziarah di dunia ini. Amin.

Baca Juga

Komentar

Jangan Lewatkan