oleh

Tim Pengawasan dan Evaluasi Tinjau Lokasi TMMD ke 111 Kodim 1604 Kupang

-Hankam-116 views

RADARNTT, Kupang – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 Kodim 1604 Kupang yang akan memasuki tahap akhir mendapat kunjungan dari tim WASEV (Pengawasan dan Evaluasi) TNI AD yang langsung turun ke lokasi TMMD, Kamis, (8/7/2021).

Tim WASEV yang dipimpin langsung oleh Brigjen TNI F. F Francis Wewengkang S.E, M.M (Pasahli Tingkat II Kasad Bid LH) dan didampingi oleh Letkol Cku. Sudarso, bersama rombongan dari Kupang langsung menuju ke Desa Nekamese, Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang untuk meninjau perkembangan program TMMD ke 111 Kodim 1604 Kupang yang telah di mulai sejak 15 Juni 2021 lalu.

Turut mendampingi dalam rombongan tersebut, Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh. Abraham Kalelo., S.Sos,. KA Tim Tuud Sterad Letkol Cku. Sudarso,. Kasiter Korem 161/Wirasakti Kolonel Inf. Seniman Zega,S.H,. Sekda Kab. Kupang Ir. Obet Laha,. Kadis PMD Kab. Kupang Drs. Charles Panie M.M,. Camat Amarasi Selatan Bapak Tonci Toef,. Danramil 1604-03/Amarasi Kapten Inf. Lalu Ibnu Fajar,. Dan Unit Intelijen Kodim 1604/Kupang Kapten Inf. Nerson F. Baitanu.

Usai meninjau salah satu titik lokasi TMMD yakni pembangunan Sekolah Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) Kristen 1 Amarasi Selatan, Brigjen TNI F. F Francis Wewengkang S.E, M.M, kepada media menyatakan kebanggaannya kepada prajurit TNI yang bersama masyarakat yang mana dalam waktu 3 minggu ini sudah membangun 3 ruang kelas, 1 ruang guru dan rehab ruang kepala sekolah.

“Semua berjalan baik dan masih sesuai rencana. Progresnya yang kita lihat sudah 87 persen, tinggal finishingnya saja. Ya kalau TMMD ini kan intinya kita TNI membantu Pemda dan masyarakat,” ujarnya.

Tak lupa, Brigjen Francis mengharapkan agar sesudah gedung sekolah selesai dibangun, kiranya dapat menjadi sarana dalam mendukung anak-anak dalam mengenyam pendidikan dengan baik.

“Gedung ini sebagai sarana bagi anak-anak kita agar mendapat pendidikan dengan baik dan semoga semua yang sekolah di sini bisa meraih cita-citanya. Kita lihat gedung ini juga segera akan selesai dan dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah,” jelasnya.

Pada tempat yang sama, Sekda Kabupaten Kupang, Ir. Obed Laha menyatakan bahwa Pemda selain membangun kerjasama dengan pihak TNI dalam program TMMD ini, Pemda juga memberikan dukungan pelaksanaan berupa anggaran demi suksesnya program TMMD.

“Tahun ini Pemda siapkan anggaran Rp. 900 juta lebih untuk satu kali pelaksanaan. Yang mana anggarannya untuk pengerjaan 4 fisik bangunan. Harapannya kita dari Pemda dan sudah dibicarakan Pak Bupati bahwa kedepan TMMD dapat dilaksanakan dua kali setahun,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) Kristen 1 Amarasi Selatan, mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas bantuan pembangunan gedung sekolah oleh TNI tersebut.

“Kami dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih dan syukur karena sudah dibantu pembangunan gedung ini. Kiranya dengan adanya gedung baru ini dapat memberikan semangat bagi kami pendidik dan juga bagi anak- anak dalam proses belajar kedepan,” ungkapnya.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi atas kerja cepat yang dilakukan oleh TNI dalam program TMMD ini, khususnya pembangunan gedung sekolah ini.

“Kami merasa kegiatan TMMD ini seperti program bedah sekolah, karena pengerjaannya yang sangat cepat sekali. Pembangunan yang dilakukan dalam kegiatan ada 4 ruang yaitu 3 ruang kelas dan 1 ruang guru. Kami kemudian minta tambahan lagi 2 WC dan dari pihak TNI setuju dan langsung dibuatkan, selain itu juga TNI membantu kami melakukan instalasi listrik di sekolah,” jelasnya

Pantauan media, pada kesempatan kunjungan tersebut juga dilakukan pembagian sembako dari Kodim 1604 Kupang bagi warga lansia di Desa Nekamese yang dilangsungkan di Kantor Desa Nekamese.

Untuk diketahui, program TMMD ke 111 Kodim 1604 Kupang ini dilaksanakan di dua desa di Kecamatan Amarasi Selatan, yakni Desa Nekamese dan Desa Sanraen. Dalam Program TMMD ke 111 ini, Kodim 1604 Kupang selain melaksanakan pembangunan gedung sekolah, juga melakukan rehab Gereja, rumah Pastori (tempat tinggal pendeta,-red) dan juga Kapela. (DN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan