oleh

Kajati NTT Sebut 4 Klaster Mafia Tanah di Labuan Bajo 

-Hukrim-1.084 views

RADARNTT, Kupang – Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Yulianto, SH., MH., kepada awak media, Sabtu (16/1/2021) menjelaskan bahwa, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli tanah di Labuan Bajo terdapat beberapa klaster mafia.

Menurut Yulianto, setidaknya ada empat klaster mafia tanah yang memainkan peran masing-masing dalam kasus jual beli tanah di Labuan Bajo Manggarai Barat, NTT.

“Ada klaster mafia tanah, ada klaster pemerintah daerah, ada klaster BPN, ada klaster penegak hukum, dan klaster Notaris”, ungkap Yulianto.

Hal ini terlihat dari 16 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi jual beli tanah aset pemerintah daerah di Labuan Bajo. Dimana ada pejabat pemerintah daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN), penegak hukum dan notaris.

Dari total tersangka itu, sebanyak 14 orang sudah ditahan Kejaksaan Tinggi NTT di Kupang. Sementara dua tersangka lainnya yakni,  ACD masih menunggu ijin dari Kementerian Dalam Negeri. Sedangkan tersangka VS belum bisa ditahan karena masih dalam perawatan medis akibat terpapar Covid-19. (MBN/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan