oleh

Ledakan Bom Pintu Gereja Katedral Makassar Cederai Suasana Batin Umat Kristiani

-Hukrim-1.312 views

RADARNTT, Kupang – Perbuatan tidak manusiawi dengan meledakkan bom di depan Pagar Gareja Katedral Makassar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sangat disayangkan. Perbuatan tersebut sangat mengganggu psikologi dan rasa kebatinan Umat Kristiani Indonesia khususnya di Wilayah Sulawesi Selatan dalam suasana Minggu Palma menuju Hari Raya Paskah.

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Nusa Tenggara Timur (PW GP Ansor NTT), mengutuk keras kepada kelompok atau orang tertentu yang telah mencederai hati umat kristiani dalam suasana menuju Hari Raya Paskah.

“Dan meminta Pemerintah dan TNI/Polri, serta seluruh komponen Negara wajib mengambil langkah tepat dan memberikan garansi agar suasana batin umat kristiani dalam pelaksanaan Paskah dengan rasa aman dan nyaman beribadah kepada Tuhan menuju hari raya Paskah,” demikian ungkap Ketua PW GP Ansor NTT Ajhar Jowe, kepada media di Kupang, Minggu petang (28/3/2021).

Menurut Ajhar, tindakan di rumah ibadah agama lain, yang jelas-jelas sangat bertentangan nilai ke Islaman dan nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Serta menggangu suasana keharmonisan bangsa, kenyamanan antar umat beragama dan sengaja berupaya ingin mencederai bangsa dengan cara-cara tidak manusiawi, dengan bentuk apapun.

Karena itu, tegas Ajhar Jowe, apapun alasan yang dilakukan dengan sengaja atau tidak sengaja meledak bom depan rumah ibadah tersebut sangat berpengaruh kepada kenyamanan umat beragama khususnya umat kristiani di Indonesia. Jangan sampai umat kristiani mau beribadah merasa takut dengan ancaman berat aksi bom bunuh diri atau bentuk apapun.

Selain itu, kata Ajhar, bom bunuh diri adalah satu tindakan penzaliman terhadap diri sendiri atau kepada orang lain.

“Kami mengutuk keras aksi-aksi teror yang dilakukan oleh oknum atau kelompok tertentu, karena bom bunuh diri merupakan tindakan biadab,” tegas Ajhar.

Kejadian tersebut menjadi perhatian kami di seluruh wilayah, maka kami menginstruksi ke seluruh Kader GP Ansor dan Banser di daerah masing-masing agar bersama Pemerintah, TNI dan Polri kerja sama membantu demi memberikan kenyamanan umat agama lain dalam pelaksanaan ibadah.

Ia juga meminta aparat kepolisian agar mengusut tuntas jaringan dan otak di balik ledakan bom bunuh diri di Makassar dan memberikan ganjaran hukuman atas tindakan keji tersebut. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan