oleh

Hak Jawab Perum PPD

-Info-646 views

Perusahaan Umum
Pengangkutan Penumpang Djakarta
(Perum PPD)

Nomor   : 26/Humas/VIII/2020
Tanggal : 04 Agustus 2020
Kepada  :

  1. Penanggungjawab Redaksi harianterbit.co;
  2. Penanggungjawab Redaksi radarntt.co

Selasa, 04 Agustus 2020. Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar terkait dengan PHK massal yang dilakukan oleh Perum PPD, manajemen Perum PPD perlu memberikan klarifikasi terkait pemberitaan tersebut mengingat pemberitaan yang disampaikan tidak berimbang pada artikel yang ditayangkan pada kanal berita online harianterbit.co dengan judul DISESALKAN, PERUM PPD LAKUKAN PHK MASSAL DI TENGAH PANDEMI COVID-19 yang ditulis oleh Sdr. Djoko Waluyo dan pada radarntt.co dengan judul ROMBONGAN PRAMUDI KORBAN PHK MASSAL DATANGI KANTOR PERUM PPD yang ditulis oleh kontributor dari Jakarta yang tidak diberitakan secara berimbang tanpa mengkonfirmasi kebenarannya kepada kami, manajemen Perum PPD.

Untuk itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta Kode Etik Jurnalistik, bersama ini Perum PPD menggunakan HAK JAWAB untuk mengklarifikasi dan menanggapi pemberitaan sebagaimana diatas.

Bahwa tidak ada PHK massal yang dilakukan oleh Perum PPD seperti yang diberitakan, namun manajemen mengambil langkah-langkah efisiensi guna menjaga kinerja dan keberlangsungan perusahaan selama masa pandemi COVID19.

Maka manajemen mengambil kebijakan sebagai berikut :

1. Mengantisipasi penurunan rencana operasi armada dalam segmen layanan busway perusahaan mengambil langkah efisiensi dengan tidak memperpanjang PKWT pramudi yang sudah habis masa kerjanya menyesuaikan dengan jumlah armada yang beroperasi saat ini;

2. Dalam pelaksanaan kebijakan pemberhentian sementara waktu terhadap pramudi yang masih memiliki sisa masa kontrak tersebut kedua belah pihak (PPD sebagai Pemberi Kerja dan Pramudi sebagai Penerima Kerja) dalam penandatanganan PKWT telah sama-sama memahami klausul pengakhiran kontrak akibat keadaan kahar
sebagaimana tertuang dalam PKWT dan Peraturan Perusahaan Tahun 2020-2022 dan para pramudi tersebut telah sepakat untuk dirumahkan sementara waktu dengan tetap diprioritaskan dalam antrian untuk pemanggilan kembali apabila ada peningkatan jumlah bus yang beroperasi;

3. Selain jangka waktu PKWT yang telah berakhir pemberhentian tersebut juga dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan performance yang bersangkutan selama bekerja di perusahaan;

Perum PPD mengambil langkah merumahkan sementara para pramudi tersebut menyesuaikan dengan realisasi rencana operasi dan pendapatan perusahaan yang menurun karena keadaan pandemi COVID19. Manajemen berkomitmen untuk mempekerjakan kembali pramudi-pramudi tersebut sesuai dengan kenaikan jumlah rencana operasi armada terhitung sejak tanggal 3 Agustus 2020, dengan adanya pemanggilan kembali secara bertahap terhadap 46 pramudi dan diharapkan akan ada pemanggilan-pemanggilan berikutnya. Manajemen mengharapkan kepada seluruh pramudi yang dirumahkan sementara waktu tersebut untuk bersabar menunggu keadaan ini membaik sebagai upaya penyelamatan terhadap karyawan secara khusus dan
kelangsungan perusahaan.

Humas Perum PPD
Divisi Sekretaris Perusahaan
Kantor Pusat Perum PPD
Jln. Mayjen. D.I. Panjaitan No. 1, Cawang, Jakarta Timur

Tembusan Yth. :
1. Dewan Pers;
2. Arsip.

Komentar

Jangan Lewatkan