oleh

Keputusan Penting Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

-Info-299 views

SEHARI setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, sidang pertama Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), tanggal 18 Agustus 1945, menetapkan tiga keputusan penting diantaranya rumusan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia disahkan, Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI pertama dan membentuk Komite Nasional.

Sidang PPKI membuat keputusan penting terkait negara Indonesia, yaitu:

Pertama, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang telah dipersiapkan oleh Dokuritsu Junbi Coosakai (BPUPKI), yang kemudian dikenal dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Kedua, memilih Ir Soekarno sebagai presiden dan Drs Mohammad Hatta sebagai wakil presiden. Pemilihan presiden dan wakil presiden dilakukan secara aklamasi atas usul dari Otto Iskandardinata.

Ketiga, membentuk sebuah Komite Nasional untuk membantu presiden selama Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belum terbentuk.

Sidang kedua PPKI dilaksanakan pada 19 Agustus 1945 dan menghasilkan keputusan:

Pertama, pembagian wilayah Indonesia yang terdiri atas 8 provinsi. Berikut pembagian delapan provinsi dan gubernurnya:

  • Sumatera : Mr. Teuku Muhammad Hasan
  • Jawa Barat : Mas Sutardjo Kertohadikusumo
  • Jawa Tengah : RP Soeroso
  • Jawa Timur : RMT Ario Soerjo
  • Sunda Kecil : I Goesti Ketoet Poedja
  • Maluku : Mr. Johannes Latuharhary
  • Sulawesi : GSSJ Ratulangi
  • Borneo : Pangeran Muhammad Noor

Kedua, membentuk Komite Nasional (daerah)

Ketiga, menetapkan 12 departemen dengan menterinya yang mengepalai departemen dan 4 menteri agama.

Sidang ketiga PPKI dilakukan pada 22 Agustus 1945 dan menghasilkan keputusan:

Pertama, pembentukan Komite Nasional

Kedua, pembentukan Partai Nasional Indonesia

Ketiga, pembentukan Badan Keamanan Rakyat atau Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Sejarah DPR RI dimulai sejak dibentuknya Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) oleh Presiden pada tanggal 29 Agustus 1945 (12 hari setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia) di Gedung Kesenian, Pasar Baru Jakarta. Tanggal peresmian KNIP (29 Agustus 1945) dijadikan sebagai tanggal dan hari lahir DPR RI.

Dalam Sidang KNIP yang pertama telah menyusun pimpinan sebagai berikut:

  • Ketua : Mr. Kasman Singodimedjo
  • Wakil Ketua I : Mr. Sutardjo Kartohadikusumo
  • Wakil Ketua II : Mr. J. Latuharhary
  • Wakil Ketua III : Adam Malik

Lalu, PPKI dibubarkan pada 29 Agustus 1945 bersamaan dengan pelantikan anggota Komite Nasional Indonesia Pusat. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan