oleh

Maria Mengunjungi Elisabeth

-Info, Rohani-287 views

Orang yang mengembangkan keutamaan lahir batin dan membagikannya untuk membangun kehidupan bersama adalah berkat bagi yang lain. Maria mengunjungi Elisabeth, artinya, kabar baik, yaitu didalam Tuhan Yesus yang masih dalam kandungan Maria telah datang menjumpai Elisabeth sehingga ketika ia mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang didalam rahimnya.

Bahasa tubuh itu menjadi gambaran relasi mendatang antara Yohanes Pembaptis dan Tuhan Yesus. Sebab orang percaya bahwa gerakan janin didalam rahim mau berbicara tentang masa kapal. Misal Esau dan Jacob yang bertolak tolakan didalam rahim Ribka (Kej. 25:22) diartikan sebagai perselisihan mereka dikemudian hari.

Elisabeth pun penuh dengan Roh Kudus sehingga berseru “diberkatilah engkau diantara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu”. Kata diberkatilah mengungkap karya Allah yang memberi berkat sehingga Maria menjadi perempuan yang paling diberkati. Sumber dan sasaran berkat itu adalah yang dikandungnya, sebab menurut konsep zaman dulu anaklah yang menyebabkan seorang ibu dipandang terhormat. Dengan berkat itu Maria dipandang sebagai wanita yang ambil bagian dalam ikut umat manusia lewat Sang Penebus yang dikandungnya, Karena itu jangan ikutan menolak Tuhan Yesus, tetapi sambutlah Dia dengan hati murni.

Peristiwa perjumpaan dua wanita, Maria dan Elisabet menjadi sangat istimewa sehingga dikatakan bahwa anak yang didalam rahim Elisabet melonjak kegirangan ketika mendengar salam yang diberikan Maria kepadanya dan dia pun penuh dengan Roh Kudus (Luk 1 : 41) Mengapa kunjungan Maria kepada Elisabet dapat menimbulkan kegembiraan? Apakah karena Elisabet merasa akan mendapat “rewang” (seorang yang akan membantu dia) selama masa kehamilannya? Mungkin, tetapi kalau hanya itu alasannya, kegembiraan itu hanya menjadi milik Elisabet seorang.

Penulis Injil menulis bahwa anak yang dikandung Elisabet melonjak kegirangan. Lalu apa yang menyebabkan kegembiraan itu. Jawabnya adalah Yesus. Ketika Maria menerima tawaran Malaikat Gabriel turut serta dalam rencana dan keselamatan Allah, sejak saat itu, Maria telah membawa Yesus didalam rahimnya. Yesus yang sudah berada dalam diri Maria yang kemudian menjadi alasan mengapa Elisabet dan anak yang berada dalam kandungannya melonjak kegirangan karena mendengar salam yang diberikan Maria.

Akhirnya, kunjungan dan sapaan saja yang diberikan Maria kepada Elisabet dapat diartikan sebagai kunjungan dan sapaan Yesus kepada umatnya dan itu terjadi sekali lagi oleh karena Maria yang membawa Yesus di dalam dirinya. Dan membawa yang mengejutkan. Santa Maria memberi contoh dan teladan kepada kita bagaimana kunjungan persaudaraan harus dilakukan.

Sudahkah kunjungan yang kita lakukan mengikut sertakan Allah didalamnya? Ketika kunjungan kunjungan, kunjungan yang dikunjungi dan dijiwai oleh Allah, kunjungan yang kita lakukan akan menyenangkan, damai dan kegembiraan bagi yang kita kunjungi. Bukankah kita ingin agar kehadiran kita membawa kebahagiaan bagi sesama? Kalau begitu, bawalah selalu Allah dalam kehidupan kita. (Renungan Katolik)

Komentar

Jangan Lewatkan