oleh

Sejarah hari Waisak

-Info-454 views

Adanya hari Waisak tentu kita tidak bisa menutup mata tentang sejarah hari ini. Menurut situs wikipedia , Waisak atau Waisaka (Pali; Sansekerta: Vaiśākha वैशाख) merupakan hari suci agama Buddha . Hari Waisak juga dikenal dengan nama Visakah Puja atau Buddha Purnima di India , Saga Dawa di Tibet , Vesak di Malaysia , dan Singapura , Visakha Bucha di Thailand , dan Vesak di Sri Lanka . Nama ini diambil dari bahasa Pali “Wesakha”, yang diambil juga terkait dengan “Waishakha” dari bahasa Sanskerta .Di beberapa tempat disebut juga sebagai “hari Buddha”.

Terus bagaimana dengan sejarah Waisak? berikut penjelasan singkatnya …

Waisak dirayakan dalam bulan Mei pada waktu terang bulan (purnama sidhi) untuk memperingati 3 (tiga) kompleksitas penting, yaitu:

  1. Lahirnya Pangeran Siddharta di Taman Lumbini di tahun 623 SM,
  2. Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha di Buddha-Gaya (Bodhgaya) pada usia 35 tahun di tahun 588 SM
  3. Buddha Gautama parinibbana (wafat) di Kusinara pada usia 80 tahun di tahun 543 SM

1. Kelahiran Pangeran Sidharta

Pangeran Sidharta adalah Putra raja yang bernama Raja Sudodhana dan seorang Permaisuri bernama Ratu Mahamaya. Pangeran Sidharta lahir kedunia sebagai seorang Bodhisatva (Calon Buddha, Calon siapa yang akan mencapai Kebahagiaan Tertingggi). Dia Lahir di taman Lumbini pada tahun 623 Sebelum Masehi

2. Pencapaian Penerangan Sempurna

Pangeran Sidharta pada usia 29 tahun ia pergi ke Istana dan pergi ke Hutan untuk mencari Kebebasan dari USIA TUA, SAKIT, dan MATI. Kemudian Pada saat Purnama Sidhi di bulan Waisak Pertapa Sidharta mencapai Penerangan Sempurna dan mendapat gelar SANG BUDDHA.

3. Pencapaian Parinibbana (Wafat)

Waktu umur 80 tahun Sang Buddha Wafat atau PARINIBBANA di Kusinara. Semua mahkluk memberikan penghormatan kepada Sang Buddha dan begitu juga Para anggota Sanggha, mereka bersujud sebagai penghormatan terakhirnya kepada Sang Buddha.

Tiga peristiwa ini dinamakan “Trisuci Waisak”. Keputusan disetujui Trisuci ini diumumkan dalam Konferensi Persaudaraan Buddhis Sedunia (Persekutuan Dunia Buddha – WFB) yang pertama di Sri Lanka pada tahun 1950 . Perayaan ini dilakukan pada purnama pertama di bulan Mei .

Komentar