oleh

Colour of Timor: Upaya Pengarsipan dan Inovasi Pewarna Alami Khas NTT

-Budaya, Info-326 views

RADARNTT, Kupang – Timor Art Graffiti menggelar kegiatan bertajuk Colour of Timor di Kupang, NTT. Colour of Timor ialah rangkaian kegiatan pengarsipan proses pewarnaan tradisional dan pameran karya baru dari pewarna alami khas Nusa Tenggara Timur.

Dilatarbelakangi dari keresahan akan tenun yang sudah mulai dilupakan terutama oleh generasi muda, bahkan untuk proses pembuatan kreatif pewarnaan tradisional dari bahan-bahan alami sudah hampir punah, pun dengan alasan itu TAG berinisiasi membuat kegiatan Colour of Timor sebagai bentuk nyata dari generasi muda yang memiliki kesadaran akan tanggung jawab untuk mempertahankan sekaligus melakukan inovasi agar tradisi dari tanah kelahiran tidak hilang begitu saja dan mampu menyesuaikan zaman.

Rangkaian kegiatan Colour of  Timor digelar sejak tanggal 1 hingga 31 Oktober 2021, yang dibagi menjadi dua bagian yaitu pra acara dan acara inti. Adapun pra acara adalah pembuatan film dokumenter yang mengulas tentang proses pewarnaan tradisional dari bahan alami. Pembuatan film sedang berlangsung di Kabupaten TTU bersama dengan para penenun sejak tanggal 1 Oktober 2021.

Lalu ada workshop menjadikan pewarna alami menjadi cat akrilik untuk lukisan di atas kanvas, sharring session oleh narasumber dan kurator, serta proses pengkaryaan bersama oleh 21 orang seniman. Untuk kegiatan acara inti adalah pemutaran film, pameran karya baru dan dikusi bersama para seniman yang turut meriahkan Colour of Timor. Kegiatan ini dilaksankan dengan tetap mematuhi  protokol kesehatan.

“Seluruh rangkaian kegiatan Colour of  Timor difasilitasi Program Kebudayaan Direktorat Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Segala informasi yang berkaitan dengan kegiatan ini bisa diakses melalui akun instagram @timoreartgraffiti.”

Demikian disampaikan Ajeng selaku Narahubung kegiatan dalam pers rilis, yang diterima media ini Minggu, (3/10/2021).

Dijelaskannya, Timore Art Graffiti atau yang disingkat TAG adalah komunitas yang berfokus pada seni rupa, berdomisili di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Awalnya TAG lahir atas ketertarikan dan minat yang sama beberapa orang pemuda terhadap sebuah bentuk seni bernama graffiti, namun seiring berjalannya waktu TAG memperluas cakupan ke berbagai jenis seni visual kontemporer lainnya.

“Berdiri sejak tahun  2015, kini Timore Art Graffiti telah membuat program mulai dari pameran, kegiatan rutin melukis bersama, partisipasi kegiatan seni kolaborasi, hingga kelas terbuka untuk mengenalkan seni kepada generasi penerus,” jelasnya. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan