oleh

Membangun Kerukunan Umat Beragama dari Akar Rumput

-Info, Rohani-158 views

RADARNTT, Soe – Indonesia merupakan negara majemuk yang penduduknya hidup saling berdampingan dengan menganut agama yang berbeda-beda. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), pada Jumat, 8 Oktober 2021 bertempat di paroki Hati Tersuci Maria Oe’ekam, hadir untuk tinggal di tengah masyarakat serta membuka kegiatan live in dibawah tema “Membangun Kerukunan Umat Beragama Dari Akar Rumput”.

FKUB sebagai sebuah lembaga yang bermuara dalam lingkungan sosial masyarakat guna meningkatkan tali persaudaraan antar umat beragama, hadir untuk menyadarkan pemahaman masyarakat yang belum terlalu memahami agamanya dengan pemahaman yang lebih baik.

Kegiatan ini dimaksudkan agar masyarakat yang hidup dalam keberagaman kepercayaan dapat hidup berdampingan dengan harmonis. FKUB datang untuk tinggal ditengah masyarakat guna melihat, merasakan dan menggali permasalahan-permasalahan yang ada dalam kehidupan masyarakat untuk mencari, menemukan dan menyelesaikan permasalahan tersebut dalam konteks kerukunan antar umat beragama.

Tim FKUB terdiri dari 5 orang, pimpinan agama setempat 3 orang, dan peserta 51 orang yaitu: 15 orang Katolik, 15 orang Islam, 20 orang Protestan, dab 1 Hindu.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 8–10 Oktober 2021 ini diisi beberapa jenis kegiatan, yaitu:

  1. Sosialisasi FKUB
  2. Materi moderasi beragama dan resolusi konflik oleh Pdt. Yetti Leiloh
  3. Sharing pengalaman kerukunan beragama di Oe’ekam oleh ketiga pemimpin agama setempat
  4. Penanaman pohon kerukunan di tiga tempat ibadat dan kantor camat
  5. Ibadat kerukunan di Gereja Protestan

Lewat kegiatan ini juga sangat diharapkan bahwa masyarakat pun ikut mengambil bagian dalam rangka merukunkan masyarakat yang hidup saling berdampingan, meskipun berbeda secara ajaran agama masing-masing. Salam Kerukunan. (TIM/RN)

Komentar