oleh

Mengenal Lebih Dekat Yustinus Alvonsus Selasa

-Info-632 views

RADARNTT, Borong – Yustinus Alvonsus Selasa, begitu nama lengkapnya. Pria yang kerap disapa Bapak Yustinus merupakan Putra kedua dari Almarhum Bapak Hendrikus Asal dan Mama Katarina.

Pada zaman desa gaya baru, Ayahanda Yustinus adalah seorang Kepala Desa Kantar kala itu, tepatnya pada zaman Bupati Manggarai, Bapak Frans Sales Lega. Ia menggantikan kepala Desa Kantar sebelumnya, Bapak Petu.

Kepala Desa Kantar, Hendrikus Asal sendiri adalah putra kedua dari Bapak Lagur dan Ibu Dahus. Mereka adalah keturunan suku Kantar Gendang Kantar yang terletak di Kampung Golo Ngancar yang sekarang dikenal sebagai Kampung Golo Nderu, Desa Compang Kantar yang tidak asing bagi warga kecamatan Borong dan Rana Mese. Hendrikus kala itu memiliki dua saudara, yakni, kakak sulungnya Aloysius Daru dan adik bungsunya adalah Matias Malu.

Yustinus adalah putra semata wayang dari Ibunya, Katarina. Katarina merupakan putri keturunan Suku adat Kempo, Sita Kecamatan Rana Mese.

Yustinus lahir di kampung Biting Colol, dimana pada saat itu, Bapak dan Ibunya bertugas di kampung yang kaya akan citarasa kopi khas Manggarai Timur itu. Sebelum menjadi Kepala Desa Kantar, Alm. Bapak Hendrikus adalah seorang Guru, walaupun tidak sebagus sekarang, demi mencerdaskan anak bangsa, apa lagi di daerah terpencil, Orang tua Yustinus rela meninggalkan tanah kelahiran Kampung Kantar.

Pada tahun 1960, tepatnya di tempat bertugas, Biting Colol, Yustinus Selasa dilahirkan. Sebagai anak kedua, ia memiliki kakak sulung yakni Sisilia Kori, adalah seorang Pensiunan Guru di SMP Negeri 1 Borong.

Seiring berjalannya waktu, putra Guru Hendrikus bertumbuh besar dan memasuki Sekolah Dasar Katolik Biting, ia belajar SDK Biting hingga Kelas 3, dan lanjut pindah sekolah di SDK Jawang hingga tamat SD.

Seusai pendidikan di tingkat SD, Ia melanjutkan diri untuk bersekolah di sekolah teknik pertama di STP Ruteng Pada tahun 1978/1979. Tepatnya satu angkatan dengan Mantan Ketua DPRD Manggarai timur, Yohanes Nahas.

Selesai dari STP Ruteng, Yustinus melanjutkan sekolahnya di jenjang pendidikan yang lebih tinggi di Sekolah Menengah Atas SMA swadaya ruteng 1979 sd 1980 hingga kls 2 kemudian melanjutkan pendidikan ke Sumedang Jawa barat karena mendapat beasiswa dari depdikbud bersama 21 siswa berprestasi di NTT kala itu.

Mendapatkan prestasi, IYustinus harus berangkat ke Jawa Barat untuk milanjutkan pendidikan SMA Negeri Sumedang Jawa Barat pada Tahun 1981. Kemudian,Dia melanjutkan Studinya di perguruan tinggi Akademi Ilmu Kehutanan (AIK) Bandung. Di AIK Bandung mendapat gelar sarjana muda kehutanan.

Sebagai seorang Anak Kampung, tentu kehidupan Yustinus mengalami berbagai tantangan, termasuk kemampuan secara finansial orang tua. Hal itulah yang membuatnya memutuskan untuk bekerja. Pertama kali mencari dan melamar kerja dan diterima di departemen kehutanan kala itu.

Yustinus merasa dirinya sanggup melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, pada akhirnya ia berkeputusan mengenyam pendidikan Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Samarinda Jurusan Kehutanan, hal itulah yang menghantarkannya sebagai Sarjana Kehutanan.

Berasal dari daerah terpencil kala itu. Dari keluarga tidak mampu, sulit dibayangkan untuk bisa mewujudkan mimpi besarnya. Namun, Yustinus Alvonsus Selasa, mampu mengukir sejarah bagaimana ia menekuni pendidikannya hingga ke Jawa Barat kala itu. Tepat pada tahun 1986, ia menyelesaikan pendidikannya, Yustinus langsung menjadi salah satu yang dipercayakan negara dalam memajukan Indonesia sesuai dengan disiplin ilmu yang dimilikinya.

Tepat pada Tahun 1986 setelah menyelesaikan pendidikan di Bandung Yustinus mengawali karir sebagai pegawai di Departemen Kehutanan dengan penempatan di Kalimantan Timur sesuai dengan disiplin ilmu kehutanan yg dimiliki karena Kalimantan timur merupakan salah satu wilayah hutan terluas di Indonesia. Sampai pada tahun 1999.Sebagai Pegawai Kanwil Dephut Provinsi Kalimantan Timur.

Tak hanya disitu, jejak Ir. Yustinus terus berkipra menjadi pelayan masyarakat seprovinsi Kalimantan Timur. Pada tahun 1999, Ir. Yustinus dipercayakan sebagai Pegawai Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur atau Subbiphut Samarinda sampai pada Tahun 2001.

Meniti kariernya di tanah yang didominasi suku Dayak itu, pada tahun 2001 sampai dengan Tahun 2006, oleh pemimpin setempat, ia dipercayakan Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Barat, tepatnya sebagai kepala seb Dinas Bina Hutan dan Pengusahaan Hutan, Kepala Subdin Kamlinhut.

Pada tahun 2006 sampai dengan 2007, Ir. Yustinus Alvonsus Selasa meniti kariernya di dinas catatan sipil dan kependudukan Kabupaten Kutai Barat. Sebagai Kepala bagian Tata Usaha.

Pada Tahun 2007 sampai dengan 2014, Insinyur berdarah Suku Kantar Manggarai timur itu kembali bertugas di Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur.

Setelah sekian lama mengabdi di dinas kehutanan Kabupaten Kutai Barat, tahun 2011 oleh bupati kutai barat diberi amanah Kepada Ir. Yustinus menjadi Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Barat hingga 2014, setelah sblmnya sebagai kepala bidang perencanaan hutan.

Setelah tujuh tahun mengabdi di dinas kehutanan, Ia dipercayakan untuk memimpin Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur pada Tahun 2014 sampai dengan 2017.

Setelah tujuh tahun mengabdi di Dinas Kehutanan, oleh karena pengalaman pernah mengabdi sebagai pegawai pusat dan Ir. Yustinus diperlukan utk meloby- loby kebijakan keuangan di kementrian keuangan sehingga memperlancar transfer dana pusat ke Kabupaten Kutai Barat maka Bupati Kutai Barat, ISMAIL THOMAS SH.MSI kala itu kembali mempercayakannya untuk memimpin Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, sebagai Kepala Dinas pada Tahun 2014 sd 2017.

Atas Kegigihan dan Prestasi yang mampu ia ukir, Pemerintah, Provinsi Kalimantan Timur Kabupaten Kutai Barat telah memberikan jabatan atas prestasi, berbagai pengalaman posisi Jabatan; Kepala urusan tata usaha sub balai perpetaan hutan Samarinda, Kepala sub dinas bina hutan dan pengusahaan hutan dinas kehutanan Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Sub Dinas Keamanan dan Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Barat , Provinsi Kalimantan Timur, Kepala bagian tata usaha dinas kependudukan dan catatan sipil kab Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Kepala bidang perencanaan hutan dinas kehutanan kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur. Kepala Dinas Kehutanan kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur, dan terakhir, Kepala Dinas Pendapatan Daerah kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur.

Dalam perjalan kisah hidupnya, Ir. Yustinus tidak terlepas dari berbagai kesibukan. Selain mengurus kesibukan Keluarga, sebaga Sesosok Figur yang begitu Ramah, Ia memiliki pengalaman yang sangat luar biasa dengan berbagai Organisasi, terlebih Khusus Organisasi Kemasyarakatan Khusus Keluarga NTT di Kalimantan timur.

Jejak Ir. Yustinus dalam mengurus organisasi, Pertama ia dipilih Menjadi Ketua umum ikatan keluarga Nusa Tenggara Timur Kabupaten Kutai Barat. Kemudian, Ketua umum kerukunan keluarga besar manggarai Kalimantan Timur. Ketua dewan pembina peguyupan Rumah Flobamora NTT Kalimantan Timur. Dan Pada akhirnya Ia dipercayakan Masyarakat Manggarai Timur yang berada di Kaltim sebagai Penasihat Ikatan Keluarga Manggarai Timur Samarinda Kaltim. (GN/RN)

Komentar