oleh

Sinergisitas Industri Dukung Agenda DEWG G20 untuk Akselerasi Pertumbuhan Transformasi Digital

RADARNTT, Jakarta – Digitalisasi telah membuka berbagai peluang baru bagi banyak sektor untuk bertahan dan bangkit dari pandemi Covid-19. Di sektor pariwisata saja misalnya, dengan didukung oleh adopsi dan pemanfaatan teknologi digital, kinerja sektor ini mulai menunjukkan perbaikan pada awal tahun 2022 dan diharapkan dapat tumbuh hingga 4,3 persen dari realisasi tahun 2021 sebesar 4,2 persen.

Menyadari potensi pertumbuhan ekonomi digital dan tren digitalisasi yang massif, akselerasi transformasi digital menjadi sangat penting untuk dilakukan secara kolaboratif di semua tingkatan. Dalam hal ini, Presidensi G20 Indonesia terus mendorong diskusi, negosiasi, sekaligus kolaborasi digital antara negara-negara anggota G20 melalui G20 Digital Economy Working Group (DEWG).

Selain menjaga kerja sama antarnegara anggota, kolaborasi multipihak terutama antara Pemerintah dengan sektor industri juga bisnis (G2B) maupun antarpelaku industri itu sendiri (B2B) terus dikembangkan, salah satunya melalui G20 Industry Task ForceDigital Economy Working Group (ITF). ITF menjadi wadah bagi para pelaku industri penyelenggara platform digital di Indonesia, baik yang berskala nasional maupun multinasional, untuk berpartisipasi dalam kesuksesan penyelenggaraan DEWG sekaligus berkolaborasi mendukung Pemerintah mewujudkan transformasi digital yang inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan.

“Digitalisasi menjadi salah satu katalisator utama dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional. Kolaborasi yang terjalin dengan sektor swasta yang tergabung dalam ITF diharapkan dapat menghasilkan inisiatif nyata yang membawa manfaat, terutama dalam aspek ekonomi. Hasil konkret yang akan dicapai melalui kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong perkembangan ekonomi digital nasional dengan lebih optimal, yang juga sejalan dengan program dan kebijakan pemerintah untuk menggenjot pemulihan ekonomi, salah satunya melalui transformasi digital,” tutur Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Mira Tayyiba.

Dalam Diskusi Media ITF DEWG G20 Indonesia 2022 dengan tema “Membangun sinergi ekosistem digital Indonesia untuk pemulihan ekonomi pasca-pandemi” yang berlangsung hibrida, dari Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2022), Mira juga menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga memberikan peluang bagi perusahaan penyedia layanan digital yang tergabung dalam ITF DEWG untuk menunjukkan inovasi, kekuatan, sekaligus potensi sektor digital Tanah Air yang turut mendorong pertumbuhan berbagai sektor lainnya kepada masyarakat maupun para delegasi negara anggota G20.

“ITF sengaja kita bentuk untuk menjadi ajang showcase Indonesia kepada para delegasi negara anggota G20 bahwa pertumbuhan sektor digital Indonesia yang massif merupakan hasil kerja bersama kita semua. Selain itu, ITF juga menjadi wadah bagi Pemerintah untuk memelihara hubungan baik dengan para pelaku industri sekaligus wahana untuk menjaga semangat kolaboratif antarpelaku industri itu sendiri,” lanjut Mira yang juga merupakan Chair of the G20 Digital Economy Working Group Presidensi G20 Indonesia.

Dipercaya menjadi Koordinator ITF DEWG G20 2022, Traveloka sebagai platform perjalanan dan gaya hidup di Asia Tenggara, menunjukkan komitmennya untuk mendukung pemerintah meningkatkan literasi dan talenta digital. Sebagai perusahaan teknologi, Traveloka percaya akan pentingnya sinergi lintas sektor. Hal ini diwujudkan dengan mendorong pelaku di industri pariwisata mengadopsi teknologi untuk membantu memperluas akses layanan mereka dan mendorong roda bisnis mereka terus berjalan.

Menurut Vice President of Public Policy & Government Relations Traveloka, Widyasari Listyowulan, platform digital memungkinkan akses yang lebih luas dan mudah bagi pelaku usaha, termasuk mitra Traveloka, dan konsumen.

“Kami percaya bahwa semangat kolaborasi pada ekosistem digital yang inklusif, berkelanjutan, dan memberdayakan adalah kunci bagi pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi. Karena itu, melalui keanggotaan Traveloka dalam ITF DEWG, kami berperan aktif untuk membangun diskusi dan kemitraan yang kuat di antara para pemain di industri digital untuk mengakselerasi transformasi digital dan pemulihan ekonomi nasional. Di sisi lain, Traveloka juga berkomitmen untuk menyediakan solusi end-to-end untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup masyarakat Indonesia, serta berkontribusi dan berdampak positif bagi ekosistem sektor pariwisata nasional yang melibatkan para mitra dan UMKM di Indonesia,” jelasnya.

Selanjutnya, guna menyelaraskan hasil diskusi transformasi digital dengan pertumbuhan ekonomi nasional, Diskusi Media ITF DEWG juga mengundang pakar ekonomi untuk memberikan pandangan terkait ekosistem ekonomi digital dan peran DEWG dalam pengembangan ekonomi digital ke depan.

Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Yose Rizal Damuri mengatakan, pandemi menjadi momentum perubahan bagi Indonesia. Dalam dua tahun terakhir, digitalisasi berkembang amat pesat dan semua orang harus beradaptasi dengan perubahan tersebut. Digitalisasi juga telah mengubah lanskap operasional di berbagai sektor ekonomi.

“Peningkatan pemanfaatan digital yang pesat ini membuka peluang pemulihan serta pertumbuhan ekonomi nasional. Meski begitu, masih banyak hal yang perlu dioptimalisasi, termasuk infrastruktur, kemampuan sumber daya manusia (SDM), dan literasi pengguna. Inisiatif yang dilakukan oleh Kominfo dan Traveloka melalui ITF DEWG G20 Indonesia 2022 dalam mendorong kolaborasi antara pemerintah, para pelaku industri, dan masyarakat di berbagai lini melalui upaya perluasan infrastruktur digital,  pemanfaatan digital, serta berbagai pelatihan dan pemberdayaan digital di kalangan masyarakat dan pelaku UMKM dapat menjadi enabler bagi percepatan pemulihan ekonomi nasional,” jelasnya.

Dalam rangkaian kegiatan DEWG G20 2022, Traveloka selaku koordinator ITF, aktif mengajak rekan-rekan penyelenggara platform digital untuk meningkatkan literasi dan talenta digital. Usaha peningkatan transformasi digital tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan berupa seminar edukasi literasi dan ekonomi digital serta kolaborasi dalam program Digital Talent Scholarship. Program ini merupakan pelatihan keterampilan bagi siswa di berbagai tingkatan yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Selain itu, dalam upaya mendorong perkembangan talenta digital yang dapat diserap oleh industri, Traveloka juga menjalin kerjasama dengan Monash University untuk menghadirkan program MITRA 5.0 yang merupakan program knowledge sharing guna meningkatkan keterampilan dan kapasitas digital para pengajar.

“Didukung dengan inisiatif dan inovasi yang dimiliki setiap anggota ITF DEWG G20, kami berupaya untuk dapat memacu serta memperluas pemerataan pemulihan ekonomi nasional melalui transformasi digital yang optimal. Bersama kita bangun ekonomi digital Indonesia yang tangguh, berkelanjutan dan inklusif,” tutup Widya.

Dalam waktu kurang dari dua pekan mendatang, DEWG akan melanjutkan pertemuan keempat di Bali pada tanggal 28-30 Agustus 2022. Dalam pertemuan ini, ITF DEWG G20 akan mempertunjukkan adopsi teknologi digital Indonesia kepada seluruh delegasi dari negara anggota G20. Para anggota ITF DEWG G20 juga akan menghadiri Digital Innovation Network untuk berbagi pengetahuan dan wawasan terkait inovasi digital dalam pemulihan ekonomi pascapandemi kepada para delegasi G20. (Kominfo/TIM/RN)

Komentar