oleh

Penambahan Ruang Isolasi Covid-19

Penularan Corona virus disease atau Covid-19 masih terjadi di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kumulatif kasus positif telah mencapai 5.258, dengan kematian mencapai 147 dan pasien masih dirawat sebanyak 2.388. (Data Satgas Covid-19 provinsi NTT per 1 Pebruari 2021)

Suatu kondisi yang amat mengkhawatirkan bagi keselamatan nyawa populasi masyarakat di daerah yang memiliki banyak keterbatasan. Maka butuh keseriusan semua pihak terutama para pemegang otoritas di daerah ini, untuk mengambil langkah pencegahan dan penanganan.

Berapapun banyaknya ruang Isolasi Covid-19 yang ditambah, jika kita tidak peduli akan upaya pencegahan Covid-19, maka tidak akan mencukupi.

Jangan hanya fokus di HILIR, kita juga harus lebih peduli masalah di HULU.

Tidak salah menambah kamar perawatan untuk penyintas Covid-19 dengan berbagai keperluan penanganan Covid-19 seperti ventilator, oksigen, ruang tekanan negatif, hepafilter, obat obatan dan lain sebagainya.

Tapi jika semua upaya di atas, tidak didukung dan dibarengi dengan upaya PENCEGAHAN atau upaya memutus mata rantai penularan Covid-19, maka kita seperti mengepel lantai basah akibat atap yang bocor. Terus menerus mengepel lantai, tetapi tidak pernah memperbaiki atap yang bocor. Akhirnya kita harus mengepel lantai terus menerus. Tidak ada akhirnya. Bahkan bisa jadi lantai yang basah semakin meluas.

Ayo kita semua peduli dan melakukan upaya memutus rantai penularan Covid-19. Kita dukung upaya pemerintah melakukan 3T (Testing, Tracing, Treatment) dan kita disiplin menjalankan 5M (Memakai masker Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menghindari kerumunan, Membatasi mobilitas).

Saling mengingatkan. Saling melindungi. Saling mendoakan.

Selamat malam sahabat. Salam sehat bermanfaat.

 

Oleh: dr. Asep Purnama

Komentar

Jangan Lewatkan