oleh

Vaksinasi Covid-19 Kurangi Risiko Sakit Berat dan Turunkan Tingkat Kematian

RADARNTT, Jakarta – Data menunjukkan vaksinasi Covid-19 dapat mengurangi risiko sakit berat dan menurunkan tingkat kematian. DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah tunjukkan tingkat kematian bagi orang yang telah divaksin dan terpapar Covid-19 sangat rendah.

Dari 4,2 juta orang yang sudah divaksin dan ber-KTP DKI Jakarta, tercatat 0,013 persen yang meninggal sesudah terpapar Covid, atau kira-kira 13 per 100 ribu penduduk. Menunjukkan pelindungan nyaris 100 persen dari risiko kematian. Demikian rilis data Tim Satgas Covid-19 Indonesia per 12 Agustus 2021.

“Dengan sudah menerima dosis lengkap, pasien Covid-19 mampu terlindungi risiko dari kematian hingga 73 persen dibandingkan yang belum mendapatkan vaksin,” catat Tim Satgas Covid-19.

Pasien Covid-19 yang tidak divaksin memiliki tingkat kesembuhan 84,5 persen, sedangkan yang sudah mendapatkan dosis pertama tingkat kesembuhannya naik hingga 90,2 persen, dan 95,9 persen untuk yang sudah mendapatkan dosis lengkap.

Vaksin terbukti ampuh dan mampu memberikan perlindungan dari Covid-19 dan mengurangi risiko sakit berat serta kematian.

“Ayo lekas divaksin saat vaksinnya tersedia!,” ajak Tim Satgas CVovid-19.

Menurut dr.Asep Purnama, data ini menunjukkan efikasi vaksin sangat bagus namun yang menjadi masalah saat ini kecepatan dan cakupan vaksinasi masih sangat rendah.

“Efikasi vaksin bagus, problem vaksin yang utama sekarang adalah kecepatan vaksinnya lambat, sudah berapa lama, masih belum sampai 20 persen. Ini problemnya,” tegas dokter Asep.

Sehingga ia menyarankan pemerintah segera mempercepat cakupan vaksinasi agar mencapai minimal 70 persen penduduk. Dengan demikian akan segera terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok yang akan meningkatkan ketahanan masyarakat dalam situasi pandemi. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan