oleh

PT Flobamor mesti jadi ‘holding company’

-Kolom-361 views

Kehadiran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Flobamor (Perseroda) milik  Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mestinya memberikan manfaat bagi kemajuan daerah sesuai bidang kegiatan dan usaha yang digeluti. Sebagaimana diketahui, PT Flobamor mempunyai core business usaha jasa bidang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) dan beberapa jenis usaha tambahan di bidang kelautan dan peternakan. Jenis usaha yang sedang dikerjakan itu sesungguhnya sudah relevan dengan kondisi NTT sebagai daerah kepulauan, maritim, pertanian dan peternakan.

Namun, sangat disayangkan kalau PT Flobamor dinyatakan belum memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD), sebagaimana dilansir radarntt.co. Kondisi ini menunjukkan bahwa PT Flobamor belum memiliki model dan strategi pengembangan. Manajemen PT Flobamor harus mempunyai analisis strategis, ekonomis dan politis yang memiliki kekuatan sangat sinergis. Karena ada keterpaduan antara kebutuhan masyarakat Flobamorata, Pemerintah Daerah dan keputusan politis DPRD provinsi NTT yang menjadi modal dasar dalam strategi pengembangan PT Flobamor.

Untuk itu, dalam mengelola PT Flobamor perlu diperhatikan aspek-aspek sumberdaya yang tersedia di 22 kabupaten/kota di provinsi NTT. Karena sejatinya, daerah ini memiliki potensi sumberdaya alam (SDA) yang beragam dan sangat prospektif untuk dikembangkan serta membutuhkan ketersediaan sarana dan prasarana dengan melihat potensi pengembangan usaha. Sehingga perlu melakukan identifikasi tingkat kebutuhan daerah dan tingkat kebutuhan masyarakat NTT.

Maka diperlukan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan melalui peraturan daerah (Perda) dan penetapkan aturan pelaksanaan SPM pada PT Flobamora sebagai acuan kerja manajemen, ada standarisasi kinerja sehingga bisa mengukur pencapaian hasil kerja secara periodik. Disini domainnya Pemerintah Daerah dan manajemen PT Flobamor, sehingga tidak saling klaim berhasil atau tidak dalam mengelola PT Flobamor.

Disinilah manajemen PT Flobamor harus bisa menjalankan manajemen strategik dengan tepat guna, karena orientasi bisnis yang selalu berubah-ubah dengan cepat, sehingga perlu diantisipasi oleh manajemen PT Flobamor sebagai perusahaan daerah yang bergerak baik di bidang jasa atau pelayanan masyarakat dan juga sebagai sumber pendapatan daerah. Tentunya harus menempatkan manajemen stategis tepat guna yang handal agar dapat menunjang strategi usaha dan pengembangan perusahaan daerah yang baik, sehingga optimalisasi potensi ekonomi daerah dan pelayanan masyarakat dapat selalu terjaga demi peningkatan produktivitas PT Flobamor.

Ada beberapa persoalan yang harus bisa diperbaiki oleh PT Flobamor diantaranya: potensi sumberdaya apa yang dapat dikembangkan, model strategi pengembangan usaha dan apa kebijakan strategisnya. Harus ada suatu model pengembangan usaha, sehingga tidak terjadi tumpang tindih pengaturan sektoral manajemen. Dan perlu ada evaluasi bersama baik pada manajemen pengelolaan, permasalahan SDM, permasalahan pengawasan. Sehingga ke depan PT Flobamora bisa mencapai target kinerja yang diharapkan kalau tidak maka agak sulit mencapai harapan bersama.

Dan ke depannya PT Flobamor harus mampu menjalankan konsep perusahaan pengendali (Holding Company) dengan tujuan peningkatan kinerja perusahaan agar tidak terjadi ketergantungan pendanaan pada Pemerintah Daerah.

 

Oleh: Agustinus L Bataona, SE,MM, Dosen Ekonomi di Universitas San Pedro

Komentar

Jangan Lewatkan