oleh

65 Persen Warga Indonesia Setuju Terjadi Konflik Yahudi-Islam di Palestina 

-Nasional-2.316 views

RADARNTT, Jakarta – Mayoritas warga Indonesia menganggap konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina pada dasarnya adalah pertentangan antara orang Yahudi dan orang Islam.

Dari yang tahu konflik antara Israel dan Palestina, sekitar 65 persen setuju dengan pendapat bahwa konflik tersebut dasarnya adalah pertentangan antara orang Yahudi dan orang Islam. Yang tidak setuju 14 persen, dan yang tidak menjawab 22 persen.

Temuan ini ditampilkan Direktur Komunikasi Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Dr. Ade Armando, dalam peluncuran hasil survei SMRC bertajuk “Sikap Publik Nasional terhadap Konflik Israel dan Palestina” yang diselenggarakan secara daring pada Senin, 31 Mei 2021, di Jakarta.

Survei melalui telepon ini dilakukan pada 25-28 Mei 2021 dengan sampel 1201 responden yang dipilih secara random. Margin of error diperkirakan 2,9 persen.

“Temuan ini menunjukkan bahwa bagi mayoritas masyarakat Indonesia, konflik tersebut dilihat sebagai konflik agama dan bukan konflik politik yang menyangkut nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Ade.

Kecenderungan untuk melihat konflik tersebut sebagai pertentangan Yahudi dan Islam terlihat merata di hampir setiap segmen atau kelompok masyarakat.

Namun secara khusus, dapat disebut bahwa pandangan semacam itu lebih terlihat di kalangan yang lebih muda. Sekitar 78 persen warga berusia di bawah 25 tahun memandang konflik tersebut adalah konflik Yahudi-Islam, sementara 59 persen warga berusia di atas 55 tahun yang berpandangan serupa.

Pola agak berbeda juga terlihat antara warga Muslim dan non-Muslim.

Sekitar 67 persen warga Muslim setuju dengan pendapat bahwa konflik tersebut dasarnya adalah pertentangan antara orang Yahudi dan orang Islam; yang tidak setuju 11 persen, dan yang tidak menjawab 22 persen. Sementara pada warga non-Muslim, yang setuju dengan pendapat tersebut sekitar 49 persen, yang tidak setuju 31 persen, dan yang tidak menjawab 20 persen.

Melalui survei ini, diketahui 88 persen warga tahu bahwa terjadi peningkatan konflik antara Israel dan Palestina beberapa waktu terakhir ini. (SMRC/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan