oleh

7 Jenis Bansos Selama PPKM Level IV

RADARNTT, Jakarta – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah memberikan penambahan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat di kabupaten/kota selama perpanjangan masa PPKM Level IV hingga 2 Agustus 2021.

“Kami ingin menambahkan terkait dengan pemberian bantuan sosial baru untuk masyarakat di kabupaten/kota untuk penerapan PPKM Level IV,” kata Airlangga dalam siaran pers di YouTube Sekretariat Presiden, Minggu, 25 Juli 2021, dilansir pikiranrakyat.com.

Anggaran pemerintah untuk bansos ini mencapai Rp39,19 triliun.

Berikut ini 7 jenis bansos yang ditujukan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

1. Kartu Sembako

Pemerintah memperpanjang bantuan Kartu Sembako/BPNT bagi 18,8 juta KPM untuk bulan Juli, Agustus, dan September 2021.

Penerima Kartu Sembako akan mendapat Rp200.000/KPM/bulan yang disalurkan melalui Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).

“Menambah bantuan Kartu Sembako besarnya Rp200.000 selama 2 bulan dan penerimanya 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM),” kata Airlangga.

2. Tambahan penerima bantuan tunai usulan pemerintah daerah (pemda)

Penerima BST selama PPKM Level 4 akan ditambah sebanyak 5,9 juta KPM yang diusulkan oleh pemerintah daerah.

Penerima KPM akan menyasar warga yang belum terdaftar penerima bantuan Kartu Sembako.

“Kemudian kartu sembako PPKM, ini 5,9 juta keluarga penerima manfaat. Ini merupakan usulan daerah dan ini ditambahkan dan besarannya juga sebesar Rp 200.00 per bulan selama 6 bulan,” kata Airlangga.

Penerima BST usulan pemerintah daerah akan mendapatkan Rp200.000/bulan selama 6 bulan dengan total anggaran Rp7,08 triliun.

3. Diskon tarif listrik PLN

Diskon tarif listrik untuk masyarakat awalnya berakhir pada September 2021, namun diperpanjang sampai Desember 2021.

Pemerintah melanjutkan diskon listrik selama 3 bulan mulai Oktober hingga Desember sebesar Rp1,91 triliun untuk 32,6 juta pelanggan.

Selain itu, pemerintah juga melanjutkan bantuan rekening minimum biaya abdomen selama 3 bulan, sejak Oktober hingga Desember untuk 1,14 juta pelanggan yang besarnya Rp420 miliar.

Diskon listrik menyasar kepada pelanggan yang 450 VA dan 900 VA. Rinciannya diskon 50 persen untuk 450 VA dan 25 persen untuk 900 VA.

4. Bantuan beras Bulog 10 kg

Bantuan beras bulog sebanyak 10 kg untuk 28,8 juta KPM juga dilanjutkan. Pada tahap pertama akan disalurkan ke 20 juta penerima dan tahap kedua ke 8,8 juta keluarga penerima manfaat.

Bantuan beras Bulog 10 kg menyasar kepada penerima pemegang kartu Sembako dan penerima bantuan BST.

5. Kartu Prakerja

Program kartu Prakerja dan bantuan subsidi upah dengan total alokasi anggaran Rp20 triliun bagi 8,4 juta peserta. Ada penambahan anggaran sebesar Rp10 triliun bagi mereka yang sedang mencari kerja dan mengalami PHK.

Program ini sejalan dengan rencana bantuan subsidi upah atau BSU. Pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta akan mendapat bantuan sebesar Rp1 juta untuk 2 bulan. Artinya akan mendapat bantuan Rp500.000 per bulan.

6. Bantuan kuota internet

Pemerintah juga melanjutkan subsidi kuota internet selama 5 bulan yakni Agustus sampai Desember 2021. Dana sebesar Rp5,54 triliun akan diterima oleh 38,1 juta penerima.

“Kemudian melanjutkan subsidi kuota internet selama 5 bulan Agustus sampai Desember, ini untuk 38,1 juta penerima besarnya Rp 5,54 triliun,” tutur Airlangga.

7. Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos

Perpanjangan bansos BST untuk 2 bulan yakni Mei dan Juni. Ini disalurkan di bulan Juli sebesar Rp6,14 triliun untuk 10 juta keluarga penerima manfaat.

BST merupakan bantuan yang bersumber dari dana APBN dan disalurkan melalui  PT Pos Indonesia (Persero).

Untuk diketahui BST tahap 5 dan 6 (bulan Mei dan Juni 2021) disalurkan secara rapel sehingga total menjadi Rp600.000.

Untuk mengetahui penerima BST dari Kemensos dapat membuka laman cekbansos.kemensos.go.id. (pikiranrakyat.com)

Komentar

Jangan Lewatkan